KANALNEWS.co, Jakarta – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, menytakan  siap jika diminta oleh para calon presiden (capres) 2019 untuk menelusuri rekam jejak calon wakil presiden (cawapres), karena hal itu suatu yang biasa dilakukan KPK.

“Itu pekerjaan kita sehari-hari,” kata Agus Rahardjo di Jakarta (27/4) kemarin.

Agus mengatakan, tidak hanya calon presiden atau presiden yang dibantu oleh KPK dalam menyeleksi bawahannya. Para menteri pun juga dibantu dalam menelisik rekam jejak para eselon I.

“KPK itu bukan hanya pilihan presiden, KPK itu dimintai pendapat waktu mau mendapatkan bintang tanda jasa, bukan hanya menteri, eselon-eselon I itu kalau menterinya pengin mendapat orang yang baik, selalu minta pendapat KPK,” katanya.

Sebelumnya, KPK siap jika diminta untuk melacak rekam jejak bakal calon wakil presiden yang akan mendampingi Jokowi. Kesiapan itu juga berlaku jika diminta oleh kandidat lain yang bakal maju di Pilpres 2019 mendatang.

“Kalau diminta, tentu sejauh datanya ada,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat dikonfirmasi di tempat terpisah, pada beberapa waktu lalu. (mul)