Kanalnews.co, JAKARTA – Sepanjang Mei 2026, Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya membongkar ratusan kasus kejahatan jalanan yang meresahkan warga. Dari operasi besar-besaran itu, polisi berhasil mengungkap 413 kasus dan mengamankan 173 tersangka yang diduga terlibat aksi begal, curanmor, hingga pencurian dengan kekerasan.
Yang paling mengejutkan, aparat menemukan gudang senjata milik para pelaku. Sebanyak delapan pucuk senjata api lengkap dengan amunisi disita, bersama 45 bilah senjata tajam yang diduga dipakai untuk meneror korban di jalanan ibu kota.
Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengungkapkan total ada 466 barang bukti yang diamankan selama operasi berlangsung. Barang bukti itu terdiri dari 84 unit ponsel, 69 sepeda motor, kendaraan roda empat, laptop, hingga alat-alat khusus pencurian seperti kunci letter T.
“Barang bukti yang diamankan merupakan alat yang digunakan para pelaku dalam aksi pencurian dengan kekerasan dan kejahatan jalanan lainnya,” ujar Iman dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (22/5).
Tak hanya senjata dan kendaraan hasil curian, polisi juga mengamankan ratusan barang lain seperti pakaian pelaku, rekaman CCTV, hingga hasil kejahatan yang belum sempat dijual.
Sementara itu, data Polda Metro Jaya menunjukkan situasi kriminalitas jalanan di wilayah Jakarta dan sekitarnya masih mengkhawatirkan. Selama Mei 2026 tercatat ada 1.283 laporan kejahatan jalanan.
Rinciannya, 651 kasus pencurian dengan pemberatan, 396 pencurian biasa, 209 curanmor, dan 27 kasus pencurian dengan kekerasan atau begal.
Meski ratusan pelaku sudah ditangkap, polisi memastikan perburuan belum berhenti. Tim Pemburu Begal disebut masih bergerak memburu para pelaku lain yang masih berkeliaran dan belum tertangkap. (ads)




































