KANALNEWS.co, Jakarta –  Terkait kewarganegaraan Menteri Energi Sumber dan Mineral (ESDM) Arcandra Tahar anggota Komisi VII DPR RI Totok Daryanto menilai tidak bijak jika semua pihak mempersoalkanya.

“Arcandra merupakan asli kelahiran Minang yang berarti asli putra Indonesia. Dia anak hebat jenius, kita butuh orang seperti dia. Andaikan benar dia status resminya warga negara asing, menurut saya kita perlu bujuk dia agar mau kembali menjadi WNI,” kata Totok, di Jakarta, Senin (15/8/2016).

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai, Indonesia membutuhkan anak-anak bangsa yang hebat seperti Arcandra dan Pemerintah hendaknya mengajak orang-orang seperti Arcandra agar ‘pulang’ dan membangun negeri yang sedang terpuruk ini.

“Jangan menjebak publik dalam kegenitan politik,” tegas Totok.

Menurut dia, seyogyanya semua pihak meletakkannya dari perspektif kepentingan Indonesia. Apakah Indonesia butuh orang seperti Arcandra ataukah tidak untuk mengembangkan industri migas dan jika jawabannya tidak, mari persoalkan ramai-ramai dan kita dongkel posisinya.

“Tapi kalau jawabannya kita butuh dia, apa pun statusnya kita harus berjuang mengusahakan agar status kewarganegaraannya resmi sebagai WNI,” katanya lebih lanjut.

Menurut dia, Arcandra sudah menunjukkan iktikadnya untuk mau berjuang bersama Indonesia membangun negeri yang centang perentang urusan migasnya akibat diurus oleh orang-orang yang tidak profesional. Totok mengatakan ketika Arcandra mengambil keputusan menerima tawaran Presiden untuk menjadi pembantunya, sesungguhnya Arcandra telah berkorban, karena pastilah hidup di AS secara materi lebih enak baginya dengan memegang beberapa hak paten yang komersial.

Sementara di sini, dia menjelaskan, sebagian besar rakyat frustrasi melihat sektor migas Indonesia amburadul. Jika kehadiran Arcandra tidak membawa pengaruh kemajuan signifikan, dia akan dihujat orang dari Sabang sampai Merauke. “Mari kita berempati dan meletakkan kepentingan Indonesia di atas segala-galanya,” kata Totok. (Setiawan)