Foto IG Jokowi

 

Kanalnews.co, JAKARTA – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bersiap kembali turun ke lapangan. Setelah sempat membatasi aktivitas karena kondisi kesehatan, Jokowi dijadwalkan memulai safari keliling daerah pada akhir Juni 2026 dengan Lampung sebagai destinasi perdana dalam rangkaian tur blusukan yang disebut akan berlanjut ke sejumlah provinsi lain.

Jokowi dijadwalkan berada di Lampung selama tiga hingga empat hari, tepatnya pada 26-28 Juni 2026. Kunjungan tersebut disebut menjadi pembuka dari agenda safari daerah yang akan dijalani mantan orang nomor satu di Indonesia itu dalam beberapa bulan ke depan.

Ketua DPW PSI Lampung Achmad Ridho Julian mengatakan seluruh jajaran partainya telah bersiap menyambut kedatangan Jokowi. Menurutnya, kunjungan itu akan melibatkan kader PSI, relawan Jokowi, hingga relawan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Jika tidak ada perubahan jadwal, kunjungan Jokowi berlangsung pada 26-28 Juni 2026,” ujar Ridho dalam keterangan tertulis, Minggu (31/5).

Ridho menegaskan seluruh struktur PSI di Lampung siap mengawal rangkaian kegiatan Jokowi selama berada di provinsi tersebut. Ia menilai kehadiran Jokowi akan mendapat sambutan hangat dari masyarakat karena berbagai proyek pembangunan yang telah diwujudkan selama dua periode kepemimpinannya.

Menurut dia, sejumlah pembangunan strategis seperti Jalan Tol Trans Sumatera, waduk, infrastruktur pertanian, hingga peningkatan konektivitas wilayah masih meninggalkan kesan kuat di tengah masyarakat Lampung.

Tak hanya melakukan pertemuan dengan warga, Jokowi juga dijadwalkan mengikuti karnaval budaya yang akan menjadi salah satu agenda utama selama berada di Lampung.

Konsep kegiatan itu disebut mirip dengan kirab budaya yang pernah digelar PSI di Tegal beberapa waktu lalu, namun dengan skala yang lebih besar dan durasi lebih panjang.

Rangkaian safari daerah ini sekaligus menandai kembalinya Jokowi ke aktivitas publik secara intens. Kehadirannya di berbagai wilayah diperkirakan bakal menjadi magnet tersendiri, mengingat antusiasme masyarakat yang masih tinggi terhadap sosok mantan presiden tersebut meski kini tidak lagi menjabat. (ads)