KANALNEWS.co, Sleman – Pelatih Persipura Jayapura Angel Alvredo Vera mengaku bahwa tim asuhannya belum beruntung pada laga perdana melawan tuan rumah PSS Sleman di laga pembuka Piala Presiden 2017 yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu.
Pada laga yang dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo yang melakukan tendangan bola tanda dimulainya laga, juara ISC 2016 itu hanya mampu bermain imbang 0-0 dengan tuan rumah yang didukung oleh ribuan penggermarnya.
“Kami tadi sudah bermain baik, hanya belum beruntung. Hasil akhir imbang tanpa gol,” katanya saat dihubungi dari Kota Jayapura, Papua, Sabtu malam (4/2/2017).
Alvredo menjelaskan, timnya sudah bermain baik dan menerapkan taktik yang dirancang pelatih disepanjang laga, termasuk dengan menurunkan tiga pemain U23 sejak awal karena sebagai suatu kewajiban dalam turnamen Piala Presiden. “Kami wajib memainkan tiga pemain U23 selama 45 menit babak pertama sehingga ada perubahan komposisi pemain, tapi saya senang karena pemain muda kami bermain dengan sangat baik,” katanya lebih lanjut.
Menurutnya, tuan rumah yang bermain didepan pendukungnya ingin bermain aman dan pragmatis dengan melakukan pertahanan yang kompak (compact defence). “Kami juga menguasai dan mengontrol jalannya pertandingan, sayangnya belum bisa mencetak gol dari sejumlah peluang yang kami buat,” kata Angel Alvredo Vera.
Sementara itu, pemain muda Osvaldo Haay mengaku bangga dan senang bisa bermain di babak pertama, meskipun di babak kedua akhirnya diganti. “Saya senang karena kami bermain dengan baik tapi saya juga sedih karena belum bisa menang, padahal menguasai pertandingan. Saya juga mau berterima kasih buat pelatih karena sudah percayakan saya untuk bermain,” katanya.
Pada laga tersebut banyak peluang yang didapatkan oleh Boaz TE Solossa dan kawan-kawan, hanya saja berbagai peluang yang didapatkan sulit dikonversi jadi gol karena pemain PSS Sleman bermain tertutup. (Herwan)




































