
Kanalnews.co, JAKARTA – Setelah melewati penahanan oleh tentara Israel, sembilan WNI peserta misi kemanusiaan ke Gaza akhirnya berhasil dipulangkan ke Indonesia. Para aktivis dan jurnalis yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) itu dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (24/5) sore.
Kepulangan mereka menjadi kabar melegakan setelah sebelumnya sempat ditahan usai kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla dicegat Israel di perairan Mediterania. Dalam insiden tersebut, lebih dari 300 delegasi dari 45 negara ikut diamankan.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, memastikan sembilan WNI telah dibebaskan dan bertolak dari Turki menuju Indonesia.
“Rencana Minggu sore tiba,” kata Yvonne.
Sebelum dipulangkan, para WNI menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan, visum, serta dimintai keterangan terkait kondisi mereka selama berada dalam tahanan.
Duta Besar RI untuk Turki, Rizal Achmad Purnomo, menyebut proses administrasi dipercepat agar para WNI bisa segera kembali ke Tanah Air.
Sembilan WNI tersebut terdiri dari jurnalis Republika Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, jurnalis Tempo TV Andre Prasetyo Nugroho, Rahendro Herubowo dari tim media GPCI, Andi Angga Prasadewa dari Rumah Zakat, Herman Budianto Sudarno dan Ronggo Wirosanu dari Dompet Dhuafa, serta Hendro Prasetyo dan Asad Aras Muhammad dari GPCI.
Selama ditahan, sejumlah WNI dikabarkan mengalami tindakan kekerasan. Ada yang mengaku dipukul hingga disetrum saat berada di bawah penjagaan tentara Israel. (ads)


































