Rakor Menko PMK bahas Asian Games
KANALNEWS.co, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani menargetkan Indoneisa meraih posisi delapan besar pada ajang olahraga multi event Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang.

“Target Asian Games 2018 Indonesia peringkat delapan atau 10 besar. Diperlukan 15 medali emas untuk menempati peringkat tersebut,” kata Puan usai rapat koordinasi Progres Report Persiapan Penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018 di runang rapat kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (20/2/2017).

Menurut Puan, dengan membidik peringkat 8 atau masuk sepuluh besar itu berarti Indonesia tak hanya sukses dalam penyelenggaraan pada ajang pesta olahraga se-benua Asia itu namun sebagai tuan rumah juga harus sukses dalam prestasi dan hali itu membuka jalan bagi atlet-atlet Indonesia untuk meraih lebih banyak medali emas untuk meraih peringkat yang lebih tinggi.

“Kementerian Pemuda dan Olahraga beserta Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas dan Komite Olahraga Indonesia harus terus berkoordinasi untuk menyelesaikan penyiapan atlet dan juga penyiapan penyelenggaraan,” katanya lebih lanjut.

Penyelenggaran Asian Games 2018 akan berlangsung pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 dan sebelum pesta olahraga tersebut diselenggarakan, akan digelar ajang uji coba venue pada bulan Oktober-November 2017 dengan melibatkan 10-15 negara peserta dan mempertandingkan 10 cabang olahraga.

“Uji coba venue tersebut diharapkan dapat mengetahui kesiapan Asian Games 2018 dari segi infrastruktur dan atlet,” ujarnya.

Menpora Imam Nahrawi usai rapat menjelaskan dalam rapat tadi Ibu Menko PMK hanya mendengar paparan persiapan infrastruktur GBK, Jakabaring Palembang dan Wisma atlet di Kemayoran dan semua progresnya sudah lebih baik. Berkaitan dengan persiapan prestasi targetnya adalah antara peringkat 8 atau 9.

“Tentunya semuanya harus dilalui proses yang begitu ketat dan panjang serta dinamis karena bisa jadi target emas di cabang olahraga tertentu ternyata bisa saja berubah karena sesuatu hal, dan itu juga menjadi pertimbangan kita,” kata Menpora.

“Sekarang yang jelas semuanya sesuai  rencana yang sudah di paparkan bersama-sama. Tapi ada satu hal yang sedang difinalisasi terkait dengan pembangunan aquatik karena kontraktor yang ditunjuk oleh GBK ternyata belum mendapat rekomendasi dari OCA. Ini yang mungkin akan kami bicarakan dan kami negoisasi kembali dengan OCA pada Kordinasi Komite tanggal 5 Maret di Palembang.” tambahnya.

Selain itu, ada beberapa cabang olahraga uang belum ada venue sepeti surving, BMX, softball dan sebagainya, ini disebabkan kekurangan tempat dan dalam satu atau dua hari sebelum dilaksanakan Korkom akan lami finalisasi mungkin kita akan memakai fasilitas sarana yang sudah ada tanpa harus membangun. “Mungkin  juga memakai venue pasca PON Jawa Barat,” ujarn Imam.

Pada rapat itu juga hadir Menteri Kesehatan Nila Djuwita Anfasa Moeloek, Manteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Sumsel Alex Nurdin, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Dirjen  Jenderal Imigrasi Kemenkumham Ronny Franky Sompie dan Ketua Satlak Prima Ahmad Sucipto. (Herwan)