Foto: Biro Pers Kepresidenan

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Presiden RI Joko Widodo berencana merelokasi sekitar 2.000 rumah warga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Jokowi juga akan memperbaiki jembatan-jembatan yang rusak.

Sebelumnya, Gunung Semeru mengalami erupsi, Sabtu (4/12). Erupsi masih terus terjadi hingga hari ini. Akibatnya, ratusan rumah rusak dan 22 orang meninggal dunia serta 27 warga dinyatakan hilang.

“Kemungkinan relokasi dari tempat-tempat yang kita perkirakan berbahaya untuk dihuni kembali. Tadi saya dapat laporan kurang lebih 2.000-an rumah,” kata Jokowi di Lumajang, disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (7/12).

Untuk merelokasi rumah-rumah warga, Jokowi akan mengkaji lebih dulu lokasi baru. Orang nomor 1 di Indonesia itu berjanji akan segera merelokasi rumah warga tersebut.

“Tadi di lokasi pengungsi, saya juga ingin memastikan bahwa dengan pengungsi tertangani dengan baik, yang berkaitan dengan konsumsi, kesehatan, air bersih, saya kira kondisinya mulai membaik,” ujarnya.

Erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12) telah meruntuhkan Jembatan Gladak Perak yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur. Akibat terputusnya jalur itu, daerah Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang hanya bisa diakses dari Malang. (ads)