Foto IG edy_rahmayadi

Kanalnews.co, JAKARTA– Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menanggapi terkait dirinya yang dilaporkan ke KPK. Ia mengaku heran dengan laporan tersebut.

Nama Edy Rahmayadi kembali menjadi sorotan usai dilaporkan ke KPK oleh kelompok Gerakan Semesta Rakyat Indonesia. Mereka meminta KPK untuk mengecek Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan Edy. Eks ketum PSSI itu diduga melakukan grativikasi.

“Kok senang sekali orang-orang ini mau memenjarakan saya,” kata Edy kepada wartawan, Jumat (14/1).

Menurut Edy LHKPN merupakan pertanggungjawaban harta yang dimilikinya kepada pihak berwajib. Namun eks Pangkostrad itu memastikan sudah memenuhi kewajiban dengan melaporkan seluruh harta kekayaannya.

“Itu sudah ada yang mengatur, LHKPN itu adalah pertanggungjawaban harta saya. Saya laporkan kepada yang berwajib. Nggak usah dilapor, orang laporannya dihimpun KPK, KPK sudah turun. Tak mungkin KPK enggak turun untuk melakukan survei kebenaran apa yang kita laporkan,” ungkapnya. (ads)