Foto dok Partai Ummat

 

Kanalnews.co, JAKARTA – Situasi politik memanas setelah video pernyataan Amien Rais yang menyinggung kedekatan Presiden Prabowo Subianto dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya viral dan memicu kontroversi luas.

Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi, mengungkap dirinya sudah berkomunikasi langsung dengan Amien. Ia menegaskan, video tersebut lahir dari kegelisahan yang dirasakan di tengah masyarakat.

“Pak Amien melihat keresahan publik yang sudah cukup meluas. Beliau hanya menyuarakan itu dengan gaya lugas yang memang menjadi ciri khasnya,” ujar Ridho, Minggu (3/5/2026).

Ridho bahkan menyebut pernyataan tersebut sebagai bentuk kepedulian Amien terhadap bangsa, termasuk kepada Prabowo yang disebutnya sebagai sahabat lama.

“Ini bentuk kecintaan beliau pada negeri dan juga pada Pak Prabowo. Kita tahu rekam jejak kritis Pak Amien sudah teruji sejak era Orde Baru,” tegasnya.

Namun di tengah panasnya isu, Ridho mengakui pihaknya belum menjalin komunikasi dengan Seskab Teddy. Fokus partai saat ini masih tertuju pada agenda internal Munas, meski pintu komunikasi tetap terbuka.

Di sisi lain, pemerintah tak tinggal diam. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, melontarkan pernyataan keras. Ia menyebut video tersebut sebagai bentuk serangan personal terhadap Presiden.

Menurut Meutya, konten itu telah diidentifikasi mengandung narasi fitnah, bahkan dikategorikan sebagai pembunuhan karakter.

“Video tersebut merupakan hoaks, fitnah, dan mengandung ujaran kebencian. Narasi yang dibangun tidak berbasis fakta dan berpotensi memecah belah bangsa,” tegasnya. (ads)