
Kanalnews.co, JAKARTA– Bupati Cianjur Herman Suherman membantah telah menyelewengkan bantuan korban gempa. Ia tak mau ambil pusing dan memilih fokus memulihkan kembali warganya usai dihantam gempa.
Herman sebelumnya dilaporkan ke KPK oleh Acsena Humanis Foundation pada Jumat (23/12) lalu. Pelapor menyebut Herman menyelewengkan bantuan dari Emirates Red Crescent berupa dua ribu lembar selimut, 25 ton beras, 1.000 paket kebersihan, dan 500 lampu tenaga solar untuk tenda.
“Yang namanya bantuan itu, mohon maaf tidak mungkin dijual oleh Bupati ke pasar. Mana ada bupati jual bantuan ke pasar. Bupati banyak kerjaan yang lain, saya masih fokus untuk penanganan bencana,” ujar Herman kepada wartawan.
“Terlalu naif kalau menjual barang bantuan, warga Cianjur kasihan, masih banyak yang butuh bantuan,” katanya.
Lantas, bagaimana sikap Herman selanjutnya setelah dilaporkan ke KPK? ia tak mau terburu-buru. Sebab, ia yakin tidak melakukan penyelewangan bantuan gempa.
“KPK juga nanti menilai benar atau tidaknya. Sekarang saya lebih fokus ke penanganan bencana saja, karena masih banyak warga yang tinggal di pengungsian dan butuh perhatian pemerintah,” tegasnya. (ads)



































