Foto ist

Kanalnews.co, PAMEKASAN– Prestasi kembali ditorehkan oleh Bupati Pamekasan Baddrut Tamam. Ia sukses mendapatkan penghargaan manggala karya kencana (MKK) dari Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) RI, dr. Hasto Wardoyo.

Pencapaian itu merupakan buah kerja keras Baddrut Tamam menjalankan program yang telah dirancang. Ia dianggap pemimpin yang inovatif dan kreatif.

“Saya tidak memuji, Bapak Bupati Pamekasan, sahabat saya Bapak Baddrut Tamam adalah bupati yang cerdas,” ungkap Kepala BKKBN RI, dr. Hasto Wardoyo, saat Penyematan PIN Lencana sekaligus pemberian penghargaan manggala karya kencana (MKK) di Peringgitan Dalam Mandhapa Aghung Ronggosukowati.

Menurutnya, pemberian penghargaan kepada Bupati Baddrut Tamam berdasarkan penilaian tim yang profesional dan independent.

“Kabupaten Pamekasan menjadi satu-satunya kabupaten di Madura yang mendapatkan penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK),” paparnya.

Sementara, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyampaikan penghargaan ini menjadi motivasinya agar terus membuat terobosan di kepemimpinannya. Ia ingin menjadikan Pamekasan menjadi Kabupaten yang berdaya saing dengan kabupaten atau kota maju di Indonesia.

“Lima program prioritas itu meliputi pendidikan dengan pemberian beasiswa santri, beasiswa kedokteran, fasilitasi masuk perguruan tinggi kedinasan, dan program lain yang mendorong pertumbuhan sumber daya manusia (SDM) unggul di masa yang akan datang,” kata Bupati Baddrut Tamam.

Menurut Bupati, program kedua di bidang ekonomi, pihaknya memiliki program sepuluh ribu pengusaha baru (sapu tangan biru) dengan strategi desa tematik, pemkab mendorong anak-anak desa menemukan potensi desanya sebagai sumber ekonomi.

“Program ini memberikan pelatihan usaha gratis, bantuan alat produksi, bantuan modal dengan bunga nol persen, hingga fasilitasi pemasarannya, mulai offline dengan mendirikan warung milik rakyat (wamira) mart, hingga online yang bekerja sama dengan star up,” terangnya.

Baddrut Tamam menjelaskan, di desa-desa sudah banyak usaha berjalan, sepeti pembuatan sepatu, songkok, sandal, tas, sarung, batik, snack, dan sejumlah usaha rumahan lainnya berdasarkan pelatihan yang mereka ambil. Seperti terbaru ada pelatihan terbaru ada pelatihan service AC, sepeda motor, hingga pelatihan service mobil.

“Program prioritas ketiga di bidang kesehatan ada program Pamekasan Call Care (PCC) dengan memberikan pelayanan konsultasi kesehatan gratis yang buka selama 24 jam, memberikan pelayanan antar jemput pasien kepada fasilitas kesehatan, dan pemberian mobil kepada desa-desa untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, serta program lain yang muaranya untuk service yang excelent,” tambahnya.

Sementara progam yang ke empat reformasi birokrasi, program ini salah satunya dengan mendorong aparatur sipil negara untuk meninggalkan kebiasaan lama yang tidak produktif beralih kepada kebiasaan baru yang lebih produktif dengan semangat mengabdi kepada agama, rakyat, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Wujud komitmen itu dibuktikan dengan berdirinya mall pelayanan publik (MPP) yang terealisasi sebelum 100 hari masa kerja menjadi bupati. Bahkan, kerja cepat itu telah mendapat penghargaan dari museum rekor Indonesia (Muri) sebagai kabupaten tercepat di Indonesia yang mendirikan mall pelayanan publik,” paparnya.

Kelima infrastruktur, program ini telah berjalan dengan baik, salah satunya adalah pengaspalan dari Kecamatan Pegantenan menuju Batumarmar yang sebelumnya telah puluhan tahun rusak. Selain itu beberapa jalan akses kabupaten lain yang sebelumnya tidak mendapatkan perhatian saat ini telah nyaman dilewati oleh pengendara.

“Terima kasih saya sampaikan semoga Bapak Kepala BKKBN RI senantiasa diberikan kesehatan oleh Allah, dan bisa melaksanakan tugas, mengabdi kepada bangsa dan negara dengan baik,” pungkasnya. (ads)