Foto: Shutterstock

 

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Kasus varian baru Omicron di Indonesia kian bertambah. Pemerintah memprediksi puncak kasus Omicron akan terjadi pada awal Februari hingga 21 ribu per hari.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (Dirjen P2P) Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi menjelaskan puncak Omicron bisa terjadi pada Februari. Lonjakan per hari bisa mencapai 21-60 ribu.

“Minggu ke-1 atau ke-2 Februari ya (prediksi puncak Omicron). (Kasus harian) sekitar 40.000-60.000 kasus,” ujarnya.

Namun begitu, Nadia menyebut seperti pengalaman negara lain kondisi bisa kembali normal setelah dua minggu dari puncak lonjakan kasus. Untuk itu, perlu langkah antisipasi awal.

“Perkuat prokes, testing dini kalau merasa sakit, segera vaksinasi, tidak keluar negeri,” jelasnya. (ads)