
Kanalnews.co, JAKARTA– Ketua Umum PSSI menanggapi terkait sikap Persija Jakarta dan Borneo FC Samarinda yang keberatan melepas para pemainnya ke skuad Timnas Indonesia untuk Piala Asia U-23 2024 di Qatar pada 15 April sampai 3 Mei mendatang. Ia menyakini ada jalan keluar.
Persija dan Borneo sudah menyatakan keberatan melepas pemain ke Timnas lantaran sama-sama sedang berjuang memperebutkan peringkat empat besar untuk lolos ke championship series Liga 1 musim 2023/2024. Persija saat ini menempati posisi sembilan dengan 32 poin.
Terpaut sembilan angka dari Bali United di posisi empat. Sedangkan, Borneo FC menempati peringkat pertama dengan 54 poin.
Di sisi lain, klub merasa berhak tidak memberikan pemainnya. Penyebabnya karena Piala Asia U-23 tak masuk dalam kalender FIFA.
“Saya yakin ada jalan, bahwa pasti semua baik-baik saja,” kata Erick Thohir.
Menteri BUMN itu menyakini tidak akan ada masalah jika dikomunikasikan dengan antara federasi dan klub. Menurutnya, kepentingan nasional nomor satu.
“Kalau semua mau legowo, semua mau memprioritaskan, apakah merah putih atau kelompok, pasti nanti kami juga bicara.”
“Tentu ketika ada klub yang mendukung tim nasional, fleksibilitas liga akan kami bicarakan, karena tidak mungkin liga besar tanpa tim nasional,” ujarnya.
Erick lantas menyinggung klub baru Pratama Arhan, Suwon FC. Klub yang berkompetisi di J League 1 itu rela melepas pemainnya ke Piala Asia U-23 2024.
“Ya kalau memang Suwon FC sebagai klub yang bukan dari Indonesia saja mendukung timnas, apalagi klub Indonesia,” katanya menegaskan. (ads)





































