kanalnews.co, Tuban-Sekitar 50 orang berseragam hitam, khas pesilat bahu mambahu melaksanakan pengecoran pondok pesantren Tanwirul Qulub, di Kecamatan Kerek, kabupaten Tuban, mereka adalah para Warga, Sebutan bagi anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), dari sejumlah rayon, di ranting kecamatan setempat. Aksi para pesilat tersbeut merupakan bagian dari aktifitas sosial yang dilakukan disekitar lingkungan mereka.

Ketua Ranting PSTH Kerek, Sunarto mengatakan, kegiatan kerja bakti berupa pengecoran pondok pesantren tersebut diikuti oleh perwakilan dari sejumlah rayon, tidak jauh dari pondok pesantren berada, diantaranya  rayon, Desa Padasan, Rayon Margomulyo, Rayon Jarorejo, dan Margorejo.

“Beberapa rayon kami libatkan, dengan jumlah warga mencapai kurang lebih 50an orang,” terang Sunarto.

Menurut sunarto, kegiatan kerja bakti dan membantu kegiatan kemasyarakatan serta pembangunan fasilitas Pendidikan dan fasilitas umum adalah bagian dari kegiatan warga Setia Hat iterate ranting Kerek.

“Wujud kpedulian kami, ini juga bagian dari ajaran yang harus tetap kita uri-uri yakni saling membantu terhadap sesama,” lanjut Sunarto.

Lebih jauh dari itu, warga setia Hati teate juga kerap melibatkan diri dalam berbagai aktifitas sosial, seperti, bersih bersih lingkungan desa, hingga turun sebagai relawan dalam musihbah bencana alam.

“Kami siap menyumbangkan tenaga kemi untuk lingkungan jika diperlukan, tidak hanya disini, namun dalam beberapa kegiatan lainnya, salah satunya bencana alam,” imbuh pria yang juga warga tingkat dua PSHT ini.

Sementara itu, salah satu warga lainya, Nurhadi mengaku, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi aktifitas yang baik bagi lingklungan, namun juga menjadi pembelajaran bagi warga setia hati sendiri, yakni manusia hidup harus berdampingan dan bermanfaat bagi lingkungan.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat mas, baik lingkungan maupun kami sendiri,“ katanya. (LH)