KANALNEWS.co – Kuala Lumpur, Tim India akan tampil di Piala Sudirman 2013 minus Saina Nehwal yang kabarnya sedang mengalami cedera. Pemain tunggal putri rangking dua dunia tersebut merupakan andalan tim India dalam mendulang poin. Absennya Saina sedikit banyak membawa pengaruh bagi tim Indonesia yang dijadwalkan akan bertarung melawan India pada Senin (20/5) mendatang.
Dilansir dari situs PBSI, Manajer Tim Indonesia Rexy Mainaky mengatakan, menang dari India adalah harga mati bagi Indonesia jika ingin lolos penyisihan grup dan melaju ke babak perempat final. Selain India, Indonesia juga berada satu grup dengan China, tim favorit yang dijagokan di posisi pertama.
“Tentunya peluang tim Indonesia menjadi sedikit lebih besar dengan absennya Saina. Akan tetapi kami tidak mau terpengaruh dengan hal ini dan tetap menjaga fokus tim. Kami siap mau melawan siapapun” kata Rexy di Kuala Lumpur Kamis (16/5/2013).
Rexy tak ingin timnya lengah dengan mundurnya peraih medali perunggu Olimpiade London 2012 tersebut. Pasalnya, India masih punya satu senjata di tunggal putri yaitu Sindhu P.V, pemain muda yang belakangan prestasinya mencuat.
“Tapi ingat, walaupun Saina tidak datang, India masih punya Sindhu yang prestasinya mulai menanjak. Sindhu juga harus kami waspadai” tambah Rexy yang dijumpai saat acara makan malam bersama tim Indonesia di Kuala Lumpur.
Indonesia punya tiga pemain tunggal putri diharapkan mampu mematahkan perlawanan Sindhu yang juga juara Asia Junior 2012 ini. Ada Linda Wenifanetri, Aprilia Yuswandari dan Bellaetrix Manuputty mengaku sudah siap jika diturunkan melawan Sindhu.
“Peluang Indonesia jadi lebih terbuka untuk mencuri poin di tunggal putri. Saina lebih sulit dikalahkan, dia lebih berpengalaman dan lebih matang. Jika diturunkan, saya siap. Saya sudah tahu pola permainan dia seperti apa. Tapi siapapun lawannya, pokoknya fight terus!” ujar Linda ketika dimintai komentarnya.
Di atas kertas, Indonesia lebih dijagokan ketimbang India. Berdasarkan hasil daftar unggulan yang dirilis BWF, Indonesia berada di urutan ketujuh, sementara India di posisi 10. Akan tetapi, India bukanlah musuh yang mudah untuk dikalahkan, tim Indonesia pun tak ingin menganggap remeh lawannya ini.
Editor : Herwan Pebriansyah






































