
Kanalnews.co, BALI – Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB), Sudjarno, bicara soal peluang menghadirkan penonton di sisa empat laga Liga 1 2021/2022. Menurut Sudjarno, hal itu sulit direalisasikan meski sudah mendapat lampu hijau dari pemerintah.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menerbitkan aturan baru terkait kehadiran penonton dalam kompetisi olahraga.
Di aturan baru tersebut tertulis kalau daerah dengan level PPKM 4 sudah bisa menggelar kegiatan olahraga dengan kehadiran penonton sebesar 25 persen. Begitu juga daerah level 3 (50 persen), level 2 (75 persen), dan level 1 (100 persen).
“Semua acuan kebijakan otoritas pemerintah. Kalau dilihat di surat edaran itu, ada level 3 bisa 25 persen, level 2, kemudian level 1 sebesar 75 persen. Sebelumnya kami berencana ada penonton dan ketika itu kami rapat koordinasi dulu dengan Polda, BNPB dan lain-lain,” kata Sudjarno.
“Ada skema dibuat, lalu ada peningkatan Covid luar biasa, masuk di Seri 4 kemudian dengan pertimbangan-pertimbangan kenaikan tak diizinkan walau di Inmendagri diizinkan.”
“Nah sekarang tidak semudah itu, buka dengan penonton, kami akan komunikasi dengan otoritas pemerintah pusat, tentu ada penjabaran sampai daerah, ketemu Polda, BNPB, nanti kami skemakan dan dibicarakan,” tambahnya.
Sudjarno menyatakan, kalau pun ada uji coba kehadiran penonton di empat laga sisa musim ini, maka statusnya merupakan undangan, seperti halnya yang dilakukan PT LIB saat babak 8 besar Liga 2 2021.
“Yang kemungkinan bisa kami lakukan (di sisa Liga 1 2021/2022) seperti di Liga 2, kami undang penonton dengan jumlah tertentu, tapi dengan syarat booster itu,” papar Sudjarno. (RR)



































