KANALNEWS.co, Jakarta – Setelah closing seremony Asian Games 2018 pada 2 September mendatang, Komjen (Purn) Syafruddin bukan lagi ketua kontingen Indonesia, namun dia tetap sebagai pemerhati dan penyemangat atlet Indonesia.

“Setelah tanggal 2 September tepatnya usai closing seremony Asian Games 2018, saya bukan lagi ketua kontingen, saya adalah orang yang berada di luar, akan tetapi saya tetap akan memperhatikan atlet Indonesia, saya tetap akan menyemangati mereka,” kata Syafruddin saat jumpa pers di MPC, JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (29/8/2018).

Syafruddin menambahkan,  sebagai ketua kontingen ingin mengingatkan atlet Indonesia bahwa tahun 2019 adalah Sea Games, Manila, Philippine, dan tahun 2020, adalah olympics, Jepang.

“Apa yang kita raih hari ini (85 medali di Asian Games 2018–red), jadikalah sebagai pemicu prestasi di dua event, yakni Sea Games, Philippine (2019), dan Olympics, Jepang (2020) tersebut. Saya ingatkan seluruh atlet nasional untuk tetap semangat jangan pernah merasa puas dan teruslah berjuang demi untuk mengangkat derajat dan martabat bangsa Indonesia,” kata Syafruddin.

Pada bagian lain, mantan Waka POLRI itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua komponen bangsa yang terlibat lansung maupun tidak lansung dalam mendukung atlet nasional untuk meraih prestasi pada Asian Games, khususnya kepada Kapolri dan Panglima TNI.

“Saya atas nama Ketua Kontingen Indonesia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang medukung atlet nasional, khususnya terima kasih saya kepada Bapak Panglima TNI, Bapak Kapolri yang telah memberikan dukungan penuh sehingga pada hari ini kita telah memperoleh 85 medali di Asian Games 2018,” kata Syafruddin. (mul)