Kanalnews.co, TUBAN– Dua orang yakni ibu dan anak warga Desa Dermawuharjo, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, ditemukan tidak bernyawa di area petilasan Perapen Empu Supo, yang dikenal keramat. Keduanya diduga keracunan gas belerang yang menyengat di area perapen desa Setempat.

Dua korban diketahui bernama Marsih 66 tahun dan Mariyanto anaknya 45 tahun, warga Desa Dermawu RT.04/RW.01, Kecamatan Grabagan, Tuban

“Kuat dugaan korban meninggal akibat menghirup gas beracun dari belerang,” Ujar Kapolsek Grabagan IPTU Darwanto.

Dia menjelaskan, mayat kedua korban pertamakali diketahui seorang penjaga yang sekaligus menjadi petugas kebersihan area petilasan Empu Supo, bernama Sumari (52) Warga Desa Garabagan. Saat itu Sumari yang akan melaksanakn aktifitas seperti biasanya melihat dua orang berada petilasan dalam kondisi janggal, karena keduanya berbaring tidak bergerak.

“Saksi lantas memeriksa keduanya namun sudah tidak bernafas,” Lanjut Kapolsek.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan warga yang tidak jauh dari lokasi oleh saksi, dan meneruskanya ke perangkat desa lantas ke pihak Polsek Grabagan. “Menerima laporan petugas langsung mendatangi TKP dan meminta keterangan Saksi,”

Menurut keterangan sejumlah warga, korban mendatangi area petilasan Empu Supo yang banyak mengandung belerang. “Keterangan warga Korban memang sering datang ke lokasi ini,”Pungkas Kapolsek Grabagan.(LH)