
Kanalnews.co, JAKARTA – PSSI tak menampik euforia yang sempat mengelilingi Timnas Indonesia mulai meredup. Kegagalan menembus Piala Dunia 2026 disebut menjadi pukulan besar yang berdampak pada menurunnya kepercayaan dan antusiasme suporter terhadap Skuad Garuda.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengungkapkan federasi menyadari adanya perubahan sikap dari publik. Dukungan yang dulu begitu besar kini tidak lagi terlihat seperti saat Timnas Indonesia sedang berada dalam tren positif.
Menurut Sumardji, kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dijawab dengan prestasi nyata di lapangan. Untuk itu, PSSI melakukan sejumlah langkah pembenahan, termasuk pergantian pelatih dari Patrick Kluivert kepada John Herdman yang memiliki pengalaman membawa Kanada tampil di Piala Dunia 2022.
“PSSI memahami bahwa kepercayaan masyarakat terhadap timnas mengalami penurunan setelah kami gagal lolos ke Piala Dunia. Itu adalah kenyataan yang harus kami terima,” ujar Sumardji.
Sebagai upaya mengembalikan kepercayaan publik, PSSI membidik Piala AFF 2026 sebagai target utama. Turnamen yang akan berlangsung pada Juli hingga Agustus mendatang itu diharapkan menjadi titik balik kebangkitan Timnas Indonesia.
Rizky Ridho dan rekan-rekannya akan menghadapi tantangan berat di Grup A yang dihuni Vietnam, Singapura, dan Kamboja. Namun bagi PSSI, keberhasilan di ajang tersebut bukan hanya soal prestasi, melainkan juga tentang memulihkan hubungan dengan para suporter.
Indikasi menurunnya antusiasme publik terlihat dari jumlah penonton dalam FIFA Series Maret 2026. Pertandingan melawan Saint Kitts dan Nevis hanya disaksikan sekitar 26 ribu penonton, sementara laga kontra Bulgaria dihadiri sekitar 24 ribu penonton.
Angka itu jauh dari atmosfer penuh yang sebelumnya kerap mewarnai pertandingan Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa dukungan publik tidak bisa didapat begitu saja tanpa hasil yang memuaskan.
Meski demikian, Sumardji optimistis Timnas Indonesia mampu bangkit. Ia berharap penampilan positif dan kerja keras para pemain dapat kembali menarik simpati masyarakat serta menghadirkan kebanggaan bagi sepak bola nasional.
PSSI pun menaruh harapan besar kepada era baru di bawah John Herdman untuk membawa Timnas Indonesia kembali menjadi tim yang dicintai dan dipercaya oleh jutaan pendukungnya di seluruh Tanah Air.
“Kami merindukan suasana itu. Pelan-pelan, step by step, kami akan membuktikan bahwa timnas ini bisa kembali dipercaya oleh seluruh fans Indonesia dan masyarakat Indonesia,” tegas Sumardji. (pht)




































