Kanalnews.co,TUBAN – Halaman belakang Mapolres Tuban, mendadak menjadi bengkel kendaraan bermotor sejumlah pemuda yang merupakan pemilik kendaraan hasil razia pada malam pergantian tahun baru pekan lalu. Para pemilik kendaraan yang sebagian besar adalah pemuda, tengah memperbaiki motor dan mengembalikan komponen kendaraan mereka seperti standart pabrik, sebagai salah satu syarat kendaraan dapat diambil kembali.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penindakan dan pembinaan persuasif yang dilakukan oleh Polres Tuban. Tidak hanya memperbaiki dan mengembalikan komponen kendaraan mereka menjadi standart, para pelanggar ini juga wajib menghadirkan orang tua mereka sebelum dapat membawa pulang kembali kendaraan mereka.

Motor hasil Razia malam tahun baru mulai di ambil oleh pemiliknya dengan menghadirkan orang tua.

“Kita tidak memberikan tindakan berupa tilang, kita lebih persuasif, kita undang Orang tuanya beserta pelanggar dan kendaraannya kita tunjukkan,” ujar Wakapolres Tuban Kompol Priyanto Sabtu (08/01/2022)

Lebih lanjut, Kompol Priyanto menjelaskan, dengan dihadirkannya orang tua, diharapkan dapat membantu memberikan pengawasan dan kontrol kepada anak-anak mereka, agar tidak melakukan kegiatan balap liar, atau kegiatan lain yang dapat mengganggu lalulintas dan keamanan dijalan.

“Tugas kepolisian adalah menindak setiap pelanggaran, namun dengan pengawasan dari orang tua, kami yakin, kegiatan negatif seperti balap liar dan sejenisnya bisa diminimalisir,” lanjut Waka Polres.

Tidak ada sanksi penilangan atau denda bagi para pemilik kendaraan roda dua yang jumlahnya mencapai 77 unit itu, akan tetapi para pelangar diwajibkan membuat surat pernyataan yang disaksikan orang tua masing masing. Sementara barang bukti knalpot brong akan langsung di potong oleh pemiliknya sendiri agar memberi efek jera.

“Setelah kita panggil orang tuanya dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya kemudian kendaraan dikembalikan, untuk kendaraan yang kemarin ditinggalkan oleh pemiliknya kita tunggu sampai nanti datang kesini,” imbuh Priyanto. (Hakim/Met)