Foto Net

 

Kanalnews.co, JAKARTA – Di tengah gejolak global yang makin tak menentu, pemerintah memastikan harg BBM subsidi seperti Pertalite dan solar dipastikan tetap aman hingga Desember 2026. Lantas, bagaimana dengan BBM nonsubsidi?

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, keputusan terkait harga BBM nonsubsidi belum final dan masih dalam tahap penggodokan. Pemerintah disebut tak ingin gegabah, mengingat dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat.

“Masih dikaji. Setelah selesai, pasti diumumkan ke publik,” tegas Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta.

Meski begitu, ia memberi “batas aman” yang jadi penentu nasib BBM subsidi. Selama harga minyak dunia tak menembus rata-rata US$ 97 per barel, pemerintah percaya diri bisa menahan harga hingga akhir tahun. Artinya, jika harga global melonjak, skenario bisa berubah sewaktu-waktu.

Di sisi lain, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkap fakta lain yang tak kalah menarik. Pemerintah kini sedang berunding intens dengan pihak swasta untuk menentukan arah harga BBM nonsubsidi.

Menurut Bahlil, pembahasan ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya mencari formula paling bijak di tengah tekanan pasar global dan kepentingan dalam negeri.

“Kita masih cari formulasi terbaik. Ini melibatkan juga badan usaha swasta,” ujarnya.

Hingga saat ini, harga BBM nonsubsidi baik dari Pertamina maupun SPBU swasta masih belum bergerak. Namun dengan situasi global yang terus bergejolak, keputusan pemerintah dalam waktu dekat dipastikan akan menjadi sorotan besar publik. (ads)