Foto ist

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh menutup kegiatan Ijtima Sanawi Dewan Pengawas Syariah (DPS) Dewan Syariah Nasional MUI pada Jumat (2/12/2022). Kegiatan ini disebutnya sangat penting untuk memperkokoh pengembangan ekonomi syariah.

Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari, pada 1-2 Desember 2022. Bertemakan penguatan ekosistem ekonomi syariah dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional.

“Pengembangan ekonomi syariah membutuhkan aktor yang istiqamah. Jalan ini tidak mudah, tapi kita tidak boleh menyerah,” ujarnya.

“Di samping itu, pertemuan ijtima sanawi ini memiliki posisi strategis dalam menyamakan langkah, membangun sinergi antar aktor ekonomi syariah, untuk berjamaah dan berada dalam satu shaf. Komitmen untuk tansiqul harakah sinergi, konsolidasi dan kolaborasi dalam menumbuhkan ekosistem ekonomi syariah yang saling mengokohkan,” tambah akademisi syariah UIN Jakarta ini.

Kegiatan Ijtima Sanawi ini diikuti oleh 650 anggota DPS lembaga keungan dan bisnis syariah secara hybrid, 300 orang offline di hotel Mercure Batavia Jakarta dan sisanya online.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur BI Peri Warjiyo, Ketua OJK Mahendra Siregar, dan Ketua BAZNAS Noor Ahmad.

Kegiatan ini juga diisi dengan penyampaian kebijakan terkait payment gateway oleh Bank Indonesia, kebijakan dan perkembangan sukuk negara di Indonesia oleh Dirjen DJJPR Kemenkeu, serta sosialisasi berbagai peraturan perundangan-undangan oleh LPS dan OJK.