
Kanalnews.co, JAKARTA– PSSI mengakui ada rekomendasi dari Polda Jawa Timur untuk menggeser pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Namun saran itu tidak diindahkan oleh panpel dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang tetap sepakat menggelar laga sesuai jadwal.
“Iya, pertama kita ketahui bahwa kepolisian mengajukan permohonan untuk dilaksanakan di sore hari, tetapi oleh PT LIB dan Panpel dilakukan diskusi dan terjadi kesepahaman bersama bahwa silakan untuk dilaksanakan di malam hari,” ujar Sekjen PSSI Yunus Nusi.
Salah satu pertimbangan, panpel dan LIB tetap menggelar laga di malam hari karena tidak adanya suporter lawan atau Persebaya yang datang ke Stadion Kanjuruhan. Mereka percaya diri tidak akan ada kerusuhan.
“Dan itu yang menjadi rujukan dari pihak panpel dan PT LIB untuk ber-positive thinking bahwa sulit untuk akan ada kerusuhan. Di mana ketak kerusahannya ketika tidak ada rivalitas suporter dan tidak ada suporter dari Persebaya yang datang ke Malang,” kata Yunus.
“Sehingga, akhirnya terjadi kesepahaman. Akhirnya juga dilaksanakan atas kesepahaman bersama,” dia menambahkan.
Sebelumnya, Polisi mengusulkan mempercepat pertandingan di sore hari. Alasannya tak lain karena keamanan.


































