Foto ilustrasi

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Pemerintah telah memprediksi puncak arus mudik lebaran 2022 akan berlangsung pada 28-30 April mendatang. Kabagops Korlantas Polri, Kombes Eddy Djunaedi mengimbau masyarakat dapat mudik lebih cepat.

Kenapa? ia menilai dengan mudik lebih awal, maka masyarakat dapat terhindari dari kemacetan sehingga perjalanan ke kampung halaman dapat berjalan lancar.

“Oleh karenanya saya sudah bicara mengimbau bahwa bapak ibu, dan adik-adik sekalian, pulang lah, mudik mulai dari hari ini dan besok sehingga pekerjaan rekan-rekan Polri dan kita semua lebih ringan dan semua yang mau mudik berjalan lancar,” kata Eddy.

Untuk mengantisipasi kemacetan, ia menyebut kepolisian telah melakukan ujicoba penerapan ganjil genap. Simulasi gage itu dilakukan dengan pengalihan arus mulai dari KM 10 Tol Cikampek.

Simulasi tersebut menerapkan bagi kendaraan ganjil dapat melewati tol. Sementara kendaraan bernomor polisi genap wajib melewati jalan arteri.

“Pengalihan arus KM 10 dan KM 46 memang ada perlambatan karena di situ untuk kita men-screening kendaraan gage atau tidak. Ada perlambatan 2-3 kilometer, itu pun kita sudah merekomendasikan dengan Bapak Kakorlantas untuk buka tutup pelaksanaannya,” katanya.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengimbau kepada masyarakat agar mudik lebih awal. Sebab, pemerintah memprediksi puncak arus mudik akan berlangsung mulai 28 April. (ads)