KANALNEWS.co, Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga menggandeng pihak swasta menggelar Liga Sepak Bola Usia Muda (Liga Semuda) U-12 yang akan digelar di Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Liga ini digelar sebagai salah satu wujud pembinaan pemain usia muda dengan tajuk ”OKKY SPLASH YOUTH SOCCER LEAGUE 2017.

“Kami mendukung setiap upaya seluruh pihak yang ingin menggelar kompetisi secara berjenjang di semua level dan umur, karena ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk melahirkan prestasi olahraga khususnya sepakbola,” kata Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta di Media Center Kemenpora Jakarta, Rabu (22/3/2017).

Isnanta mengakui pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam mewujudkan majunya persepakbolaan indonesia sehingga dibutuhkan sinergitas dengan berbagai pihak termasuk dari pihak swasta yang bisa menjadikan olahraga tidak hanya mencetak prestasi tapi juga menjadi hiburan yang menyenangkan dengan kompetisi yang digelar secara rutin.

Event sepakbola usia muda di lndonesia terselenggara berkat sinergi antara Kemenpora yang didukung PT Suntory Garuda Beverage selaku perusahaan minuman terkemuka di Indonesia yang berasal dari Jepang  bekerjasama dengan GARUDA FOOD Group.

Ia juga mengakui peranan pihak swasta yang bisa menjadikan olahraga tidak hanya mencetak prestasi tapi juga menjadi hiburan yang menyenangkan dengan kompetisi yang digelar secara rutin.

“Kami sepakat untuk satu nafas yakni ingin membuat sepakbola usia muda khususnya dibawah 12 tahun untuk ditata basic skill, pondasi skill, disamping meletakkan spirit, karakter sepakbola yang benar. Kemudian setelah lapisan bawah kita proses, maka kita sepakat untuk meneruskan pembinaan dan kompetisi pada jenjang umur berikutnya namun fokus pada usia muda dan usia dini,” kata Isnanta lebih lanjut.

Pihaknya berharap pembinaan dan kompetisi ini digelar tidak hanya di kawasan Jabodetabek namun juga diperluas keseluruh tanah air agar menyentuk pembinaaan yang merata. “Hal ini perlu karena Indonesia luas, Indonesia punya banyak potensi, tidak hanya Jabotabek, namun diujung Sulawesi, Sumatera, Maluku, Papua juga sangat bermimpi adanya kompetisi yang sangat berjenjang dari usia 12 naik ke level seterusnya dan kita akan menyentuh pembinaan diseluruh Indonesia,” tuturnya.

Selain itu, Liga Semuda 2017 ini juga didukung penuh oleh PSSI selaku induk olahraga sepak bola melalui Asosiasi Provinsi dan Asosiasi Kabupaten Kota.  “Mereka sudah mendukung untuk membantu dan bekerjasama dalam satu tujuan, namanya sepakbola Indonesia yang benar dan maju. Fasilitas, sumber daya manusia, perangkat pertandingan, sistem, aturan, prosedur, semuanya akan dikawal dan dipandu oleh Asosiasi tersebut,” ujarnya

Kemenpora berharap pilar-pilar pembinaan usia muda mulai dari masyarakat, swasta, pemerintah dan federasi menjadi sebuah kekuatan yang utuh dan keutuhan tersebut menjadi percontohan di lokasi-lokasi lain. “Jakarta harus menjadi model untuk permulaan, karena Jakarta barometer pembinaan informasi dan lain halnya, maka kepada Asosiasi Provinsi Jakarta untuk mengemas ini menjadi sesuatu yang bisa ditiru oleh daerah lainnya,” terang Isnanta.

Founder Liga Semuda, Richard Buntario menambahkan bahwa pada rentang usia U-12 bibit-bibit sepakbola muda indonesia ini kerap kali dibebani dengan banyak tuntutan dari berbagai pihak. “Kadang kita melupakan bahwa unsur dan esensi yang paling utama dari sepakbola adalah menikmati pertandingan, jadi kami selaku penyelenggara event ingin mengembalikan esensi asli sepakbola khususnya untuk anak-anak dibawah usia 12 tahun,” tutur Richard Buntario.

Senior Marketing Manager Suntory Garuda Beverage, Martinus Rezal mengucapkan terimakasih atas dukungan yang telah diberikan oleh Kemenpora dalam menjalankan misi pengembangan olahraga di kalangan anak muda dan remaja yang dilakukan bersama Liga Semuda. (Herwan)