
Kanalnews.co, JAKARTA- Manajemen Semen Padang resmi menghentikan kerja sama dengan pelatih kepala Dejan Antonic setelah tim terus menunjukkan performa yang kurang memuaskan di kompetisi Super League musim ini.
Keputusan tersebut diambil tidak lama setelah Semen Padang hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan PSIM Yogyakarta pada laga yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Rabu (4/3/2026) malam WIB. Pada pertandingan itu, Kabau Sirah sebenarnya memiliki keuntungan karena bermain dengan jumlah pemain lebih banyak sejak babak pertama.
Namun peluang tersebut gagal dimanfaatkan untuk meraih kemenangan di kandang sendiri.
Hasil tersebut memicu kekecewaan dari sejumlah pihak di internal klub.
Penasihat Semen Padang, Andre Rosiade, bahkan secara terbuka menyampaikan ketidakpuasannya dan meminta manajemen segera mengevaluasi posisi pelatih.
Tak lama berselang, manajemen klub mengumumkan keputusan resmi melalui akun Instagram klub dengan menyampaikan perpisahan kepada pelatih asal Serbia tersebut.
“Terima kasih Coach Dejan Antonic,” tulis pernyataan resmi klub.
Dalam pernyataan tersebut, manajemen menjelaskan keputusan mengakhiri kerja sama diambil setelah melalui rapat internal serta diskusi bersama jajaran komisaris dan penasihat tim.
Dejan Antonic sendiri mulai menukangi Semen Padang sejak 10 Oktober 2025, menggantikan posisi Eduardo Almeida. Selama sekitar lima bulan menangani Kabau Sirah, pelatih berusia 57 tahun itu memimpin tim dalam 16 pertandingan.
Dari jumlah laga tersebut, Semen Padang hanya mampu meraih tiga kemenangan, empat kali imbang, dan menelan sembilan kekalahan. Hasil tersebut membuat posisi tim masih terpuruk di papan bawah klasemen.
Hingga pekan ke-24 Super League, Semen Padang menempati peringkat ke-17 dengan koleksi 17 poin. Posisi Kabau Sirah pun masih terancam turun lebih jauh karena hanya terpaut satu angka dari Persis Solo yang berada di dasar klasemen. (sis)

































