KANALNEWS.co, Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga  akan memanggil lima perwakilan suporter klub sepak bola peserta Liga 1 dan Liga 2 pada Selasa besok sebagai langkah untuk membahas berbagai persiapan jelang pertemuan islah antarsuporter yang rencananya akan berlangsung  di Auditorium Kemenpora Kamis (3/8) mendatang.

“Besok kami akan memanggil perwakilan lima suporter klub untuk membahas persiapan teknis pertemuan antarsuporter, tempatnya di Kantor Kemenpora, besok (1/8). Persiapan itu antara lain seperti keberangkatan, makanan, dan kostum yang nantinya akan dipakai pada pertemuan Kamis,” kata Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto usai membuka Forum Tematik Bakohumas dengan Tema Sosialisasi Museum Nasional Olahraga dan Gerakan Ayo Olahraga di Museum Olahraga Jakarta, Senin (31/7/2017).

Islah antarsuporter ini sebagai bentuk kongkrit dari perintah Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai langkah antisipasi tewasnya Ricko Andrean Maulana suporter setia Persib Bandung (Viking) pembela Jakmania (sebutan untuk pendukung Persija Jakarta) yang tewas dikeroyok sekelompok suporter viking usai laga Persib melawan Persija Jakarta di Gelora Bandung Lautan Api Bandung, Jawa Barat, Kamis (27/6/2017).

“Kami akan memfasilitasi perjalanan satu orang perwakilan klub dalam pertemuan antarsuporter di Kemenpora, pada Kamis (3/8), tentunya juga mempersilakan setiap perwakilan suporter untuk membawa bendera masing-masing klub pada pertemuan nantinya,” tambah Gatot.

Pertemuan antarsuporter yang akan dipimpin langsung oleh Menpora itu juga mencantumkan beberapa poin-poin kesepatakan damai nasional suporter Indonesia. “Ya, kami berharap perwakilan suporter bersedia menandatangani kesepakatan damai, termasuk mereka yang tidak setuju dengan hasil pertemuan itu,” katanya.

Selain itu, Gatot juga menjelaskan Forum Tematik Bakohumas yang berlangsung di Museum Olahraga Nasional adalah sebagai bentuk promosi Kemenpora kepada seluruh peserta lintas kementerian dan lembaga negara tak hanya tentang perhelatan akbar Asian Games dan Asian Paragames yang akan berlangsung tahun depan tapi juga untuk mempromosikan Museum Olahraga Nasional yang akan di bangun di sisi kiri Stadion Utama Gelora Bung Karno tepatnya mulai dari patung Arjuna hingga pintu merah.

“Kami sengaja menggelar acara Bakohumas ini di tempat ini supaya k/l tahu jika Kemenpora memiliki Museum Olahraga Nasional di Taman Mini ini. Museum olahraga yang akan dibangun di Stadion Utama Gelora Bung Karno nantinya akan sama dengan museum olahraga yang berada di Anfield (Inggris), Nou Camp dan San Barnebeu (Spanyol) dan sebagainya,” tuturnya dengan bangga.

Selain itu, Bakohumas ini juga juga untuk menyamakan persepsi akan ada branding antara logo Asian Paragames dan Asian Paragames 2018 dimasing-masing Kementerian dan Lembaga Negara.”Jadi jangan kaget nantinya kalau di masing-masing K/L nantinya akan ada branding logo Asian Games dan Paragames, jadi mempunyai pemahaman yang up date tentang apa yang dilakukan Kemenpora khususnya tentang Gerakan Ayo Olahraga dan Museum Olahraga Nasional serta Asian Games dan Asian Paragames 2018,” demikian Gatot. (Herwan)