KANALNEWS.co – Jakarta,  Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) periode 2012-2016 Rexy Mainaky menyatakan kegemasannya dengan merosotnya  prestasi bulutangkis Indonesia belakangan ini.

“Saya gemas saja,” ujar peraih medali emas  bulutangkis ganda putra Olimpiade 1996 yang berpasangan dengan Ricky Soebagja ini di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Jumat (28/12/2012).

Rexy yang gantung raket pada tahun 2001 menambahkan, kejayaan bulu tangkis Indonesia hanya mampu bertahan hingga dua tahun kemudian. Selanjutnya, grafik prestasinya terus menurun, ia merasa perjuangannya dan rekan-rekan sebelumnya tidak dapat dipertahankan padahal saat itu Indonesia menjadi macan Asia yang cukup ditakutkan.

“Saya merasa kita sudah bekerja keras buat Indonesia sehingga ditakutkan di mata dunia, tetapi kenapa setelah itu grafiknya menurun,” ujar Rexy.

Pensiun sebagai atlet, Rexy beralih menjadi pelatih di Inggris, Malaysia, dan Filipina. Salah satu bukti keberhasilannya adalah membawa pasangan Inggris Nathan Robertson-Gail Emms meraih medali perak di Olimpiade Athena  tahun 2004.

Setelah itu, selama tujuh tahun ia membantu persatuan bulutangkis Malaysia (BAM) dan terakhir dia  ditantang menorehkan prestasi bulu tangkis di Filipina yang mulai dari nol.

“Sebelum melatih di Filipina saya sempat berpikir untuk kembali kalau ada yang menawarkan. Tetapi saya menunggu ternyata tidak ada yang minta balik. Terus ada tawaran dari Filipina, sesuatu yang menantang juga karena saya harus mulai dari nol,” lugas Rexy.

Setelah puas melalang buana, Rexy akhirnya kembali ke Cipayung atas permintaan Ketua Umum PBSI Gita Wirjawan.

“Saya juga tidak menyangka ditawarkan di binpres, waktu itu Pak Gita langsung telpon saya dan saya siap karena saya memang punya keinginan,” tambahnya.

Rexy yang  tiba di Indonesia pada Sabtu (22/12) langsung menyusun program jangka pendek di antaranya membentuk dua tim atlet utama dan pratama serta fokus pada empat pertandingan All England, Piala Sudirman, kejuaraan dunia, dan SEA Games untuk tahun depan. Ia juga akan menerapkan sistem sport science untuk para atlet.

 

Penulis : Herwan Pebriansyah