KANALNEWS.co, Madrid – Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas, percaya aparat kepolisian Spanyol mampu meningkatkan keamanan di markas Real Madrid, Santiago Bernabeu saat laga El Clasico yang mempertemukan Real Madrid dan Barcelona pada akhir pekan ini.
Belajar dari pengalaman saat mendapatkan serangan teror Madrid, ia yakin, polisi Spanyol sudah banyak belajar terutama untuk pengamanan stadion agar tak terjadi teror seperti yang terjadi di Stade De France saat laga Prancis melawan Jeraman akhir pekan lalu.
“Saya tak mengkhawatirkan El Clasico akhir pekan ini. Polisi Spanyol pasti sudah bekerja dengan baik. Spanyol punya pengalaman dalam terorisme,” kata Tebas, dikutip dari Marca, Rabu (18/11/2015).
Tebas melihat, kejadian serangan bom yang juga menargetkan Stade De France saat Prancis menjamu Jerman itu karena kurangnya antisipasi dari pihak kemanan. Sehinga peneror nyaris saja meledakkan bom di dalam stadion.
Walau percaya polisi akan bekerja maksimal, Tebas tetap mengharapkan kelompok teror itu menyadari El Clasico akan menjadi tontonan bagi masyarakat pecinta sepakbola di dunia.
“Saya berharap di akhir pekan nanti tak ada masalah yang mengganggu,” ujar Tebas.
Spanyol memang mewaspadai adanya kejadian teror di negara mereka seperti yang baru saja dialami Prancis. Tengah pekan ini saja, Spanyol juga tak jadi beruji coba melawan Belgia untuk menghindari ancaman teror. (Herwan)


































