KANALNEWS.co, Jakarta – Sejumlah kalangan pencinta sepak bola menyayangkan salah satu klub terbaik ditanah air Persipura Jayapura melepas delapan pemainnya tanpa menyertakan alasan medis, fisik atau penampilan seorang pemain.

“Melepas pemain dari suatu tim profesional adalah hal yang biasa dan wajar tapi kalau itu dilakukan dalam jumlah yang besar dan tanpa data medis, fisik, mental dan performa yang akurat itu menurut saya sangat tidak ilmiah,” kata Pengamat sepak bola asal Papua, Daniel Womsiwor di Kota Jayapura, Papua, Kamis (7/1/2016).

Ia menyatakan, sebelum melepas pemain-pemiannya, Persipura sebaiknya menyertakan sejumah alasan melepas delapan pemain tersebut sehingga mereka bisa memperbaiki jika ada yang kurang maksimal.

“Apakah mereka itu sudah tua atau karena VO2 max-nya rendah serta gizi buruk sehinga dicoret? Data seperti ini yang harus dipakai untuk coret pemain,” katanya lebih lanjut.

Sebelumnya, tim yang bermarkas di Stadion Mandala, Kota Jayapura itu melepas delapan pemainnya, yakni Lancine Kone, Lim Jun Sik, Fandri Imbiri, Fredi Isir, Elfis Herawan, Celcius Gebze, Victor Pae dan Ronald Setmob.

“Kami tidak lagi diperkuat sejumlah pemain,” kata pelatih Osvaldo Lessa usai latihan tim Persipura di stadion Mandala, Kota Jayapura, Papua, Rabu (6/1) petang. (Herwan)