KANALNEWS.co, Jakarta- Menteri Pemuda dan Olahraga ( Menpora) Imam Nahrawi, mengapresiasi keberhasilan siswa dan siswi Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan yang mampu menunjukkan prestasi diatas rata-rata, diantaranya Egy Maulana Vikri dari cabang olehraga (cabor) sepakbola.
Menpora mengatakan hal itu ketika melepas 52 atlet lulusan SKO Ragunan Tahun 2017-2018 yang terdiri dari 13 cabor. Acara pelepasan yang berlangsung di Auditorium Wisma Kementerian Pemuda dan Olahraga,jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta, Jumat (11/5/2018).
Hadir dalam kesempatan itu Kadispora DKI Jakarta, Kadisdik DKI Jakarta, Kepala Sekolah SMP/SMA Ragunan dan 41 pelatih di Ragunan.
“Kemenpora mengapresiasi atas prestasi yang kalian raih sekaligus mengucapkan selamat untuk melanjutkan perjauangan. Saya harapkan kalian dapat mengharumkan nama bangsa di event olahraga tingkat dunia,” kata Imam Nahrawi.
Menpora juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para orang tua siswa SKO Ragunan, guru dan kepala Sekolah serta para pelatih yang telah berperan banyak dalam membina, membimbing serta mendidik siswa dan siswi hingga dapat beshasil dengan baik.
“Saya ucapkan terima kasih kepada para orang tua siswa, guru, kepala sekolah serta para pelatih, yang telah berhasil mencetak calon bintang dan bahkan telah melahirkan bintang bersinar seperti Egy Maulana Vikri,” kata Menpora.
SKO Ragunan telah melahirkan atlet berprestasi, yakni Novita Oktraiani dari cabor Tenis Meja, meriah Medali Perunggu Sea Games, dan Yolanda Putri Team Pelatnas Asian Games.
Pada cabor bulutangkis terdapat Ikhsan Rumbay yang meraih Medali Perak pada Asian Junior Camphionship Malaysia. Sekarang, Ikhsan beken di pelatnas Cipayung.
Sementara, di cabor bolavoli yang kini masuk Team Proliga 2018, daiantaranya Tasya Nur R, Tasya A, Dita Azizah, Cindy Tiara, Difa Ameyda, dan Wiradhita.
Di hadapan para lulusan SKO Ragunan, Menpora Imam Nahrawi berpesan agar lulusan SKO Raguanan jangan cepat puas dalam hal meraih prestasi dan terus mengasah diri. “Saya harapkan kalian tidak hanya mampu menjadi juara di Sea Games, Asian Games, akan tetapi kalian juga mampu bicara di olympiade. Artinya, kalian harus tetap berlatih dan berlatih,” demikian Menpora. (mul)


































