KANALNEWS.co, Jakarta – Pebulutangkis spesialis ganda putra Hendra Setiawan memutuskan beralih menjadi pemain profesional per 1 Desember 2016 dan sekaligus mundur dari Pelatnas PP PBSI Cipayung Jakarta Timur dan tidak akan memperkuat Indonesia pada laga resmi Internasional.

“Sudah waktunya bagi saya untuk berkarir di dunia bulutangkis profesional,” kata Hendra di Jakarta dalam situs resmi PP PBSI, Senin (14/11/2016).

Hendra yang berpasangan dengan Markis Kido mampu menjadi juara dunia 2007 dan meraih medali emas Olimpiade Beijing 2008. Tak hanya bersama Kido, Hendra juga kembali membuktikan sebagai pemain spesialis ganda. Berpasangan dengan Mohammad Ahsan, Hendra meraih gelar juara dunia pada 2013 dan 2015

“Saya berharap pada adik-adik saya di Pelatnas untuk berlatih lebih baik lagi supaya regenerasi sektor ganda putra bisa berjalan maksimal. Saya juga ingin pemain-pemain muda semakin berprestasi,” kata atlet kelahiran Pemalang 25 Agustus 1984 itu.

Hendra yang berpasangan dengan Berry Anggraiawan akan bermain di dua turnamen pada akhir tahun, China Terbuka 2016 dan Hong Kong Terbuka 2016 akan menjadi akhir karirnya berseragam Pelatnas PBSI Cipayung.

“Selama berpasangan dengan Ahsan saya cukup puas. Saya mendapatkan gelar juara pada All England, Asian Games, Juara Dunia dua kali. Hanya pada Olimpiade 2016 yang gagal. Saya tidak menyangka akan meraih pencapaian sebanyak itu,” katanya.

Hendra mengatakan sudah punya keyakinan bermain bagus bersama Ahsan ketika mereka dipasangkan pada 2012. “Saya mengira akan butuh waktu lama untuk penyesuaian. Tapi, kami sudah langsung juara superseries, juara dunia dan lainnya,” ujarnya.

Meskipun belum memutuskan pasangan pada pertandingan ganda putra selepas keluar dari Pelatnas PBSI, Hendra memastikan masih akan bermain sebagai atlet profesional hingga dua tahun mendatang.

“Ada beberapa kandidat pemain yang bisa menjadi partner saya dan juga ada kemungkinan saya berpartner dengan pemain luar negeri,” kata dia.

Keputusannya untuk meninggalkan pelatnas PP PBSI, lanjut Hendra, telah mendapatkan dukungan dari keluarga dan pelatih. “Seandainya saya masih dipanggil untuk pertandingan beregu atau saya masih dibutuhkan, saya bersedia untuk membantu,” katanya.

Hendra Setiawan pertama kali masuk pelatnas PP PBSI pada 2002. Atlet peraih medali emas pada Asian Games 2010 di Guangzhou, China, dan Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, itu sempat keluar dari Pelatnas PBSI pada 2009. Hendra kembali masuk Pelatnas PBSI pada 2012 dan berpasangan dengan Mohammad Ahsan. (Herwan)