Foto Kemenpora

Kanalnews.co, JAKARTA– Menpora RI Zainudin Amali menghadiri NOC Editor In Chief Media Gathering. Ia menilai media merupakan sektor penting dalam kemajuan olahraga di tanah air.

Menpora hadir di acara tersebut yang digelar di Caspar Restaurant Sudirman, Jl Jenderal Sudirman, Bendungan Hilir, Jakarta, Jum’at (2/9) malam. Dalam acara ini, dihadiri oleh Ketua NOC Raja Sapta Oktohari.

“Saya sependapat dengan President NOC Indonesia bahwa peran media begitu penting, karena apapun yang kita kerjakan tanpa pemberitaan tidak akan berarti apa-apa, masyarakat tidak tahu dan akhirnya tidak ada dukungan,” kata Menpora Amali.

Menurutnya, prestasi olahraga Indonesia saat ini masih kurang karena kesadaran kolektif terhadap pentingnya olahraga belum sama. Padahal jika bicara tentang pembangunan SDM mestinya olahraga menjadi salah satu penentu sumber daya manusia yang bugar, sehat, dan produktif.

“Saya sering katakan dimana-mana, olahraga itu sekarang masih menjadi makanan tambahan, menu pembuka atau penutup, belum menu utama (main course), pantas jika prestasi masih seperti ini, karena kita semua belum sadar begitu pentingnya olahraga bagi bangsa dan negara,” tegasnya.

Menpora Amali juga menyampaikan terima kasih kepada President NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari yang dalam kilas balik diskusi prestasi olahraga menyampaikan perlunya target di Olimpiade. Hal ini yang akhirnya menjadi acuan utama di Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) bahwa target utama adalah Olimpiade, sementara untuk SEA Games dan Asian Games hanyalah sasaran antara.

“Terima kasih Pak Okto yang menyampaikan kepada saya bahwa target prestasi harus Olimpiade. Barangkali karena beliau mengurus NOC, maka konsentrasi pada Olimpiade,” selorohnya.

“Tetapi memang mimpi besar Indonesia harus sama-sama diwujudkan, mari wujudkan kebugaran masyarakat sebagai hulu dan dari situ akan ada talenta dan prestasi sebagai hilir. Kita jangan kalah dari Jamaika yang jumlah penduduk hanya 2 juta luas wilayah tidak sampai 15.000 M2 tetapi peringkat dunianya diatas Indonesia yang jauh lebih luas dan penduduknya 270 juta jiwa,” tambahnya.

Selanjutnya dengan adanya DBON diharapkan semua dapat ambil peran sesuai tugas dan fungsi masing-masing, sehingga mimpi besar 2045 Indonesia bisa menduduki 5 besar dunia baik di Olimpiade maupun Paralimpiade.

“Perpres tentang DBON itu luar biasa, pimpinannya Wapres, wakilnya Menko PMK, Menpora Ketua Harian, ada tugas dan fungsi Kementerian/Lembaga. Artinya urusan olahraga bukan tugas Kemenpora semata namun tugas kita bersama. Mohon media dapat membantu memberikan ini agar mimpi besar 2045 tepatnya Olimpiade 2044 entah dimana tempatnya, Indonesia mampu bertengger di peringkat 5 dunia baik Olimpiade maupun Paralimpiade,” tutupnya. (ads)