KANALNEWS.co, Kuala Lumpur – Pasca insiden kembang api yang diluncurkan oleh fans Malaysia saat berlangsungnya laga babak penyisihan Piala Dunia melawan Arab Saudi, Asosiasi sepak bola Malaysia (FAM) terancam terkena hukuman Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).
Insiden ini dipicu oleh kekesalan pendukung ‘Harimau Malaya’ saat dibantai Uni Emirat Arab 0-10. Pendukung Malaysia lalu meluapkan kemarahan bercampur kegeraman lantaran timnas kesayangan mereka kebobolan sepuluh gol tanpa balas dengan melepaskan kembang api yang berasap oranye di stadion Shah Alam pada Selasa waktu setempat.
Para pemain dan pelatih kedua tim berlari berhamburan meninggalkan lapangan saat insiden terjadi. Selain itu para pendukung timnas Saudi juga berlari menjauh dari luncuran kembang api. Dalam aksi ini sepuluh orang ditangkap meski tidak ada seorang pun yang dilaporkan mengalami cedera, sebagaimana dikutip dari laman West Australian Sport.
“FAM memandang bahwa isu yang berkaitan dengan keamanan merupakan soal yang serius, utamanya berkaitan dengan keamanan penonton, pemain dan pelatih yang berada di stadion,” demikian pernyataan FAM.
Aksi tidak terpuji di lapangan sepak bola itu dilakukan oleh kelompok yang menamakan dirinya sebagai “Ultras Malaya”, sebuah kelompok suporter garis keras yang menuduh bahwa FAM tidak lagi memiliki kompetensi mengurus sepak bola.
“Saya benar-benar kecewa dengan ulah fans,” kata pelatih kepala timnas Malaysia Ong Kim Swee.
Dan sebagai akibat dari insiden ini FAM tinggal menanti keputusan FIFA, hukuman apa yang nantinya akan diberikan oleh otoritas sepak bola tertinggi di dunia kepada PSSI-nya Malaysia. (Herwan)


































