Kanalnews.co, JAKARTA– Sejumlah klub Liga 1 2022 mengajukan perubahan jadwal pertandingan khususnya di malam hari. Namun PT Liga Indonesia Baru (LIB) tidak bisa mengabulkan semua permintaan klub.

Sebelumnya, Persebaya Surabaya mengajukan surat keberatan pertandingan digelar pukul 20.30 WIB karena dianggap terlalu malam. Mereka pun meminta agar jam kickoff dilakukan lebih cepat.

LIB pun akhirnya mengabulkan permohonan Persebaya tersebut. Alhasil, sejumlah klub ingin mengikuti langkah Persebaya seperti Arema FC dan Persib Bandung.

Direktur Operasional PT LIB Sudjarno menjelaskan tidak bisa mengabulkan permohonan semua klub. Sebab ada beberapa aspek yang menjadi pertimbangan laga digelar malam hari.

“Karena apa? Ada juga klub yang menginginkan mainnya malam, pukul 20.30 WIB. Ketika main malam, justru banyak penonton. Justru ketika main sore, tidak banyak penonton, kurang,” katanya.

“Ada juga dari stakeholder, dari teman-teman Polri, yang menginginkan (izin keramaian) main malam. Karena kalau sore masih bersama-sama dengan arus lalu lintas yang begitu padat. Jadi, tidak bisa digeneralisasi terkait kebijakan yang kami berikan dan fasilitasi untuk Persebaya.” tambahnya.

Selain itu, PT LIB memiliki pertimbangan aspek industri. Sudjarno khawatir jika ada perubahan jadwal, kompetisi bakal lebih lama selesainya.

“Yang penting sekarang jadwal bisa kami lakukan dan rekan-rekan sekalian tepat waktu selesai pada 16 April 2023. Kalau kami tidak tertib pada jadwal ini, nanti akan molor, misalnya sudah menunggu ada Piala Dunia U-23 mulai bulan Mei 2023 nanti. Ke depan juga (ada) jadwal tunda. Misalnya, Barito Putera lawan PSM Makassar. Ini karena PSM akan main di Piala AFC,” jelasnya.