KANALNEWS.co, Malang – Arema Cronus berpeluang ke babak perempat final setelah dalam lanjutan penyisihan grup B Piala Presiden 2015, setelah menekuk Sriwijaya FC 3-1 dalam laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang Jawa Timur Sabtu (5/9/2015) malam.
Dengan hasil ini klub kebanggan warga Malang itu memimpin klasemen sementara dengan nilai 4 diikuti Sriwijaya FC yang menempati posisi kedua dengan nilai tiga, Persela Lamongan dengan poin dua, dan PSGC Ciamis dengan satu angka.
Untuk melaju ke putaran delapan besar di grup B, tim berjuluk Singo Edan hanya perlu bermain imbang melawan PSGC pada laga terakhir, pun demikian halnya dengan Sriwijaya FC hanya perlu bermain seri dengan Persela. Hal sebaliknya terjadi bagi PSGC dan Persela yang harus memenangkan laga terakhir untuk bisa melaju ke fas knock out.
Arema yang didukung oleh fans setianya langsung menggebrak sejak awal lewat kombinasi serangan dari sayap dan tusukan dari tengah akselerasi Arif Suyono dan Samsul Arif merepotkan lini belakang Laskar Wong Kito dan gelombang serangan Arema membuahkan hasil pada menit kesepuluh.
Tendangan bebas dari sisi kiri pertahanan Sriwijaya FC, Kone membawa memimpin 1-0.
Anak asuhan Benny Dolo langsung merespon gol tersebut melalui peluang emas lewat TA Mushafry pada menit ke-21 setelah memanfaatkan kesalahan barisan pertahanan Arema dalam menahan si kulit bundar. Bola yang sebenarnya tak berbahaya kembali ke belakang dan tepat mengarah ke kaki Patrich Wanggai. Bola kemudian diteruskan ke Mushafry yang sudah menunggu di kotak penalti tapi bola gagal dituntaskan menjadi gol.
Menit ke-38 Sriwijaya FC mengejutkan kiper I Made Kadek Wardhana lewat tendangan jarak jauhnya. Tapi Wardhana masih bisa mengamankan gawangnya.
Namun Arema dalam sebuah kemelut, penjaga gawang SFC melakukan blunder setelah memutuskan maju untuk meninju bola setelah bek Sriwijaya FC menghalau bola namun masih berada di kotak penalti dan dengan tenangnya Kone mengarahkan bola dengan kepalanya ke gawang yang telah kosong melompong.
Arema unggul 2-0 hingga pluit babak pertama di bunyikan.
Pada babak kedua Sriwijaya FC kemudian memperkecil ketertinggalan lewat Wanggai setelah memaksimalkan umpan sepak pojok Tibo. Pemain asal Papua itu berhasil menyambut bola rebound dengan tendangan akurat untuk menjebol gawang Arema.
Sriwijaya FC hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-66, tapi tandukan Mushafry yang berdiri bebas tepat di pelukan Wardhana.
Arema akhirnya menambah kedudukan menjadi 3-1 pada menit ke-73 lewat Ahmad Alfarizi. Gol berawal dari tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Sriwijaya FC. Bola dirahkan ke tiang jauh yang disambut Fabiano Beltrame. Bola diteruskan ke Alfarizi yang berdiri bebas untuk menaklukkan Dian dari jarak dekat.
Arema berhasil mempertahankan keunggulannya hingga wasit membunyikan pluit, Arema 3 Sriwijaya FC 1. (Herwan)




































