KANALNEWS.CO., Berlin – Dua atlet voli pantai utama Jerman, Karla Borger dan Julia Sude menolak ikut serta pada turnamen di Qatar bulan depan yang mewajibkan semua atlet peserta dilarang mengenakan bikini.

“Kami hanya menjalani pekerjaan kami, namun dilarang mengenakan pakaian kerja,” kata Borger, Minggu (21/02/2021). “Inilah satu-satunya negara penyelenaggara dan turnamen yang mengatur apa yang harus kami pakai. Kami menolaknya.”

Qatar akan menjadi tuan rumah ajang FIVB World Tour namun mereka mensyaratkan peraturan yang ketat soal pakaian yang dikenakan para atlet saat bertanding. Meski telah tujuh tahun menjadi tuan rumah untuk putra, Qatar baru pertamakali menjadi tuan rumah untuk puteri.

Pihak federasi voli pantai dunia (FIVB) meminta para atlet untuk mengenakan pakaian lebih tertutup untuk menghormati budaya dan tradsisi tuan rumah.

Keinginan Borger dan Sude mendapat dukungan daeri federasi voli pantai negara mereka. Borger mengatakan tak bermasalah dengan pakaian yang diwajibkan, namun udara panas Qatar akan lebih memudahkan mereka bila mengenakan bikini. Pada musim ini, suhu di Qatar bisa mencapai 30 derajat selsius.

Sementara Sude mengatakan tidak ada masalah buat para atlet wanita yang tampil dengan baju minim saat Kejuaraan Dunia Atletik di Doha pada 2019 lalu. Begitu pun saat turnamen bola voli pantai dipertandingkan di Anoc World Beach Games pada 2019.