KANALNEWS.co, Jakarta – Kepala Keplosian Repulbik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Badrodin Haiti bertemu dengan Komisi Kepolisian Nasional mengakui proses mutasi pejabat kepolisian masih berjalan di Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti).

“Masih dalam proses, nanti kalau sudah selesai akan kami umumkan,” ujar Badrodin di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Jakarta, Rabu.

Ia juga menyatakan Wanjakti bekerja bukan untuk memutasi satu orang pejabat tinggi saja tapi membahas perpindahan lebih dari satu orang, hal ini untuk membantah kemungkinan penggantian Kepala Badan Reserse Kriminal Polri yang sedang ramai diberitakan

“Bisa iya, bisa juga tidak. Mutasi ini bukan tentang satu orang saja,” katanya lebih lanjut.

Selain itu, Kapolris juga memuji kinerja Komisaris Jenderal (Pol) Budi Waseso sebagai Kabereskrim Polri, tapi tidak menutup kemungkinan adanya kebutuhan organisasi untuk melakukan penggantian pejabat dan menempatkan pejabat baru di posisi tertentu.

“Dalam mempersiapkan kaderisasi kepemimpinan, seseorang kadang diperlukan untuk jabatan-jabatan tertentu demi meningkatkan pengalaman yang bersangkutan yang berguna untuk mematangkan kepemimpinannya,” tutur Badrodin.

Dia juga mengatakan bahwa dalam pertemuan dengan Komisi Kepolisian Nasional dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Panjaitan hari ini tidak ada pembicaraan khusus tentang Kepala Badan Reserse Kriminal. Kalaupun nantinya ada mutasi perwira tinggi Polri, menurut Luhut, itu adalah hal biasa.

“Mutasi biasa di lingkungan TNI/Polri, jadi kalau ada pergantiandan perubahan itu bukan hal aneh. Saya saja baru delapan bulan jadi Kepala Staf Kepresidenan sudah dimutasi,” kata Luhut. (Setiawan)

085717644956