KANALNEWS.co, Jakarta – Jumlah penumpang kereta api selama arus mudik dan balik Lebaran 2016 diperkirakan akan mencapai lima juta orang atau meningkat sebesar tiga persen dibandingkan pada 2015.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Prasetyo Boeditjahjono seusai memimpin upacara gelar pasukan angkutan Lebaran 2016  mengatakna, pada arus mudik tahun ini terjadi peningkatan sekitar tiga persen dibandingkan pada 2015.

“Kalau dibandingkan dengan keadaan normal, pada masa mudik ini terjadi kenaikan 10-11 persen,” kata di Stasiun Besar Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (24/6/2016).

Sebagai langkah antisipasi peningkatan jumlah penumpang tersebut, Kemenhub dan PT KAI Persero terus berupaya meningkatkan pelayanan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna moda kereta api dan sesuai standar pelayanan minimum yang ditetapkan, seluruh sarana lokomotif dan kereta yang digunakan sebagai angkutan Lebaran harus menjalani proses pemeriksaan kelaikan jalan (ramp check).

“Tadinya ramp check diadakan cuma sampling, sekarang diterapkan untuk semua kereta, tidak ada pengecualian. Ini yang berbeda dari tahun sebelumnya,” katanya lebih lanjut.

Kemenhub juga akan ikut memantau titik rawan bencana yang tersebar di lintas utara dan selatan Jawa, serta mewaspadai peringatan anomali cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Segala persiapan dan perbaikan yang dilakukan Kemenhub dan PT KAI Persero diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan mewujudkan target zero accident yang ditetapkan pemerintah untuk angkutan umum saat arus mudik dan balik Lebaran 2016.

“Target zero accident akan lebih mudah dicapai kereta api daripada moda lain karena kereta api punya lintasan sendiri dan telah didukung berbagai perbaikan serta peningkatan fasilitas,” kata Prasetyo.

Untuk persiapan angkutan Lebaran 2016, PT KAI menyiapkan 447 unit lokomotif yang terdiri atas 416 lokomotif dinas dan 31 unit cadangan serta 1.694 unit kereta yang terdiri atas 1.565 unit kereta dinas dan 129 unit untuk cadangan. (Setiawan)