Kanalnews.co, JAKARTA – Perluasan pemberlakuan ganjil genap (Gage) di 13 ruas jalan mendapatkan dikeluhkan pengendara. Sebab, banyak pengendara yang belum mengetahui adanya perluasan penambahan gage.

Salah satu pengendara Bachtiar mengatakan tidak tahu mengenai adanya penambahan sejumlah titik gage di Jakarta Pusat, tetapi dirinya mendukung adanya perluasan gage.

“Saya setuju ada perluasan gage, ini juga untuk mengurangi kemacetan. Tapi yang disayangkan kurang sosialisasi yang dilakukan petugas,” keluhnya.

Sementara itu, Kasubdit Lantas Polsek Metro Gambir, Iptu Robinson Siagian mengatakan pihaknya masih mendapati kendaraan yang terjaring di area pemberlakuan gage. Namun, pihaknya hanya memberikan himbauan dan belum melakukan penindakan.

“Kami belum lakukan penindakan pada hari ini. Di jalan Balikpapan tadi ada 35 kendaraan yang kedapatan melanggar di area gage. Di sini banyak juga kendaraan dari luar kota,”ucapnya. (RR)

Berikut ini daftar 26 lokasi ganjil-genap yang dirilis Ditlantas Polda Metro Jaya:

Titik Gage yang lama:

1. Jl MH Thamrin (E-TLE)

2. Jl Jenderal Sudirman (E-TLE)

3. Jl Sisingamangaraja (E-TLE)

4. Jl Panglima Polim (E-TLE)

5. Jl Fatmawati-TB Simatupang (manual)

6. Jl Tomang Raya (manual)

7. Jl S Parman (E-TLE)

8. Jl Gatot Subroto (E-TLE)

9. Jl MT Haryono (manual)

10. Jl HR Rasuna Said (E-TLE)

11. Jl DI Panjaitan (E-TLE)

12. Jl Ahmad Yani (manual)

13. Jl Gunung Sahari (E-TLE)

Titik Gage yang baru:

1. Jl Pintu Besar Selatan (manual)

2. Jl Gajah Mada (manual)

3. Jl Hayam Wuruk (E-TLE)

4. Jl Majapahit (manual)

5. Jl Medan merdeka Barat (E-TLE)

6. Jl Suryopranoto (manual)

7. Jl Balikpapan (manual)

8. Jl Kyai Caringin (manual)

9. Jl Pramuka (manual)

10. Jl Salemba Raya sisi Barat (manual)

11. Jl Salemba Raya sisi Timur-Simpang Paseban-Simpang Diponegoro (manual)

12. Jl Kramat Raya (manual)

13. Jl Stasiun Senen (E-TLE)