IG Anies Baswedan

Kanalnews.co, JAKARTA– Dua harimau sumatera di Taman Margaswatwa Ragunan yang bernama Tino (9 tahun) dan Hari (12 tahun) dinyatakan positif Covid-19. Bagaimana cara hewan tersebut ketika diswab?

Hari dan Tino awalnya menunjukkan gejala seperti sesak napas, bersin, keluar lendir dari hidung, dan nafsu makan menurun. Gejala tersebut dialami Tino pada 9 Juli, selang dua hari, Hari juga mengalami sakit dengan gejala yang sama seperti Tino.

Pada prosesnya, petugas melakukan tes swab kepada Tino dan Hari. Keduanya pun terinfeksi Covid-19.

Dokter Hewan TMR, Ahmad Muchsin mengatakan, harimau sumatera juga menjalani tes swab PCR untuk mengetahui indikasi positif Covid-19. Akan tetapi teknik pengambilan tidak sama dengan hewan lainnya.

Lalu, siapakah yang melakukan swab?
menurut Muchsin, petugas atau keeper (orang yang biasa merawat dan tak asing bagi harimau) yang ditugaskan. Ia wajib membuat satwa nyaman saat pengambilan sampel.

“Dan hanya orang-orang tertentu atau orang yang dekat yang bisa mendekat dengan satwa tersebut sehingga untuk pengambilan sampel bisa tercapai,” ujar Muchsin.

Selanjutnya, proses pengambilan sampel kemudian dilakukan secara manual, tanpa pembiusan. Karena termasuk dalam kategori hewan buas, maka tingkat kewaspadaan tetap diutamakan

“Alhamdulilah, kami menghindari pembiusan. Kalau masih bisa dilakukan dengan cara manual, kami lakukan secara manual,” kata Muchsin.

Sebelumnya, setelah dinyatakan positif Covid-19, kedua harimau itu langsung diobati dan menjalani isolasi serta memberikan sejumlah obat.
Setelah diobati selama 10-12 hari, kondisi kedua harimau itu sudah mulai membaik. (bnd)