
Kanalnews.co, JAKARTA- Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengaku sedih akan kehilangan Mochammad Iriawan yang sebentar lagi tak menjadi Ketum PSSI. Shin mengaku banyak momen kebersamaan bersama Iriawan yang tidak akan terlupakan.
“Sebenarnya sangat disayangkan ya dengan adanya Tragedi Kanjuruhan jadinya kongres dipercepat sehingga (Iriawan) mundur dari jabatan Ketum PSSI,” kata Shin Tae-yong usai memimpin latihan Timnas Indonesia U-20 di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, Rabu (15/2).
“Tapi saya ingin berterima kasih karena banyak dukungan dari selama beliau menjabat Ketum PSSI, saya merasa sangat sayang dan sedih saja,” katanya.
Shin Tae-yong pertama kali bertemu pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut pada November 2019 saat sedang mengujinya sebagai calon pelatih Timnas Indonesia. Ia menilai Iwan Bule adalah sosok yang tulus.
“Banyak sekali ya momen dengan Pak Ketum, mulai dari pertemuan di Kuala Lumpur bulan November 2019 dan saya mulai bekerja di PSSI itu Januari 2020. Di awal-awal memang ada beberapa kali kesalahpahaman di antara saya dan dia, tapi saya tahu dia sangat mencintai sepakbola dan senang dengan sepakbola.”
“Orangnya pun sangat polos, jadi makin lama makin ke sini kita menjadi satu. Kita banyak sekali turnamen mulai dari Piala AFF dan lain-lain sampai diberikan pesawat carter juga, jadi itu juga salah satu momen yang berkesan bagi saya,” katanya menambahkan.
































