Foto ist

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengubah sejumlah nama jalan dengan tokoh-tokoh Jakarta atau betawi. Namun Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mempertanyakan tak ada nama Ali Sadikin sebagai salah satu nama jalan.

Pras menilai Ali Sadikin adalah salah satu tokoh di Jakarta yang berperan memodernisasi Ibu Kota. Sebelumnya, ia sempat menyampaikan usulan penamaan jalan Ali Sadikin untuk Jalan Kebon Sirih, saat rapat paripurna istimewa peringatan HUT ke-494 Jakarta tahun lalu.

“Ali Sadikin jelas-jelas sosok dan tokoh berjasa. Bagaimana dimulainya Jakarta sebagai kota metropolitan sampai saat ini salah satunya jasa Ali Sadikin,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (28/6).

Selain nama jalan, Pras menyarankan agar nama Ali Sadikin diabadikan di gedung Blok G Pemprov DKI Jakarta dengan nama Graha Ali Sadikin, Pendopo Ali Sadikin, atau Beranda Ali Sadikin.

“Saya pernah dengar usulan itu katanya akan dikabulkan waktu itu. Tapi mana sampai sekarang. Bukan apa-apa, Jakarta pada masa kepemimpinan beliau (Ali Sadikin) banyak keberhasilan yang telah dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

“Terus kurang berjasa apa lagi sampai susah untuk dijadikan nama jalan,” katanya.

Ia menegaskan untuk mengubah nama jalan di Jakarta ada aturan. Namun DPRD DKI Jakarta tidak dilibatkan.

“Lalu apakah diubahnya nama jalan itu melibatkan DPRD DKI, tidak. Padahal aturan dan prosedur itu sebelumnya sudah dituangkan pada Kepgub yang pernah diterbitkan oleh Gubernur Sutiyoso,” katanya. (ads)