Foto Persija

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Persija Jakarta langsung mendapat menu latihan berat begitu tiba di Thailand. Shin Tae-yong tak ingin waktu pemusatan latihan (TC) terbuang percuma.

Macan Kemayoran kini digeber dua kali sehari untuk mengejar kesiapan fisik sekaligus membangun fondasi permainan sebelum Super League 2026/2027 bergulir.

Persija bertolak dari Jakarta menuju Thailand pada Senin (10/8/2026). TC ini menjadi momentum penting bagi Shin Tae-yong untuk membenahi sejumlah aspek yang dinilai belum maksimal dalam persiapan tim.

Pasalnya, agenda latihan Persija sempat terganggu karena harus mengikuti Piala Presiden 2026. Rencana TC di Thailand yang sebelumnya disiapkan sejak pertengahan Juli pun terpaksa mengalami penundaan.

Kondisi tersebut membuat Shin Tae-yong kini harus memacu anak asuhnya dengan program yang lebih intensif. Dia menilai Persija belum mempunyai kesempatan cukup untuk membangun taktik secara menyeluruh sebelum berangkat ke Thailand.

“Sebenarnya karena kami secara mendadak menghadapi ajang sebelumnya (Piala Presiden), para pemain belum sempat mengasah taktik tim. Jadi bisa dikatakan latihan kali ini bertujuan untuk membangun fisik dasar dan taktik dasar tim,” ujar Shin Tae-yong, dikutip dari laman Persija.

Namun, pelatih asal Korea Selatan itu tidak asal memberikan porsi latihan berat. Tim pelatih terlebih dahulu memeriksa kondisi masing-masing pemain, mulai dari kekuatan otot hingga kadar lemak tubuh.

Hasil pengukuran tersebut kemudian menjadi dasar untuk menentukan program latihan secara individual. Shin ingin setiap pemain mendapatkan beban yang sesuai agar kondisi fisik mereka bisa berkembang maksimal tanpa mengabaikan kebutuhan masing-masing.

“Kami sudah mengukur kemampuan fisik dasar, kekuatan otot, dan kadar lemak tubuh para pemain. Oleh karena itu, kami menyusun program latihan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu untuk memaksimalkan fisik pemain sejauh mungkin,” katanya.

Setelah pemetaan kondisi pemain dilakukan, intensitas latihan langsung dinaikkan. Persija menjalani dua sesi setiap hari dengan fokus berbeda agar perkembangan fisik dan permainan bisa berjalan beriringan.

Pada pagi hari, pemain mendapat menu penguatan otot dan peningkatan kondisi fisik. Sementara sore harinya, Shin Tae-yong mengalihkan fokus ke taktik serta membangun pola permainan yang diinginkannya.

“Saat ini setibanya di TC Thailand, latihan dilakukan dua kali sehari. Pagi hari fokus pada penguatan otot dan fisik, dan sore hari latihan taktik tim. Kami menjalankannya seperti itu,” tutur Shin.

TC Thailand pun menjadi fase krusial bagi Persija. Shin Tae-yong kini punya kesempatan untuk mengejar program yang sempat tertunda sekaligus mempercepat pembentukan identitas permainan Macan Kemayoran. (ads)