Foto detikcom

 

Kanalnews.co, JAKARTA – Trotoar megah di Jalan Raya Sawangan, Kota Depok, menjadi sorotan setelah mengalami ambles meski proyeknya menelan anggaran hingga Rp 9,7 miliar. Kondisi tersebut memaksa Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali mengalokasikan dana lebih dari Rp 1 miliar untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi.

Kerusakan terjadi pada bagian trotoar yang berada di kawasan penataan Kali Cabang Tengah. Longsoran membuat struktur turap runtuh hingga materialnya menutup aliran sungai, sehingga dikhawatirkan mengganggu fungsi drainase dan memicu persoalan baru jika tidak segera ditangani.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, menjelaskan proyek tersebut merupakan bagian dari penataan Kali Cabang Tengah yang dikerjakan dalam dua tahap, yakni pada 2023 dan dilanjutkan pada Februari 2025. Total anggaran pembangunan mencapai Rp 9,7 miliar.

Menurut Yodi, pemerintah telah menyiapkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) senilai lebih dari Rp 1 miliar untuk memperbaiki trotoar yang ambles. Pekerjaan ditargetkan dimulai pada Agustus 2026 setelah seluruh proses administrasi rampung.

Dia mengungkapkan area yang mengalami longsor memiliki panjang sekitar 60 meter dengan ketinggian mencapai 3 meter. Perbaikan diprioritaskan agar aliran Kali Cabang Tengah kembali normal dan risiko kerusakan yang lebih besar dapat dicegah.

Yodi berharap proses perbaikan berjalan sesuai rencana dan meminta masyarakat bersabar selama pekerjaan berlangsung. Pemkot Depok menargetkan penanganan dapat segera dilakukan agar trotoar kembali aman digunakan oleh warga.

“Mudah-mudahan progresnya berjalan sesuai rencana dan perbaikan bisa segera kami lakukan. Kami mohon warga bersabar,” ucapnya. (ads)