Kanalnews.co, JAKARTA — Persaingan menuju Pemilu Legislatif 2029 mulai memanas. Nama Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep disebut bakal bertarung di daerah pemilihan (dapil) yang selama ini menjadi salah satu basis politik Ketua DPR RI Puan Maharani.

Kaesang dikabarkan membidik Dapil Jawa Tengah V yang meliputi Solo, Boyolali, Klaten, dan Sukoharjo. Pilihan tersebut menarik perhatian karena Puan juga kembali berpotensi maju dari dapil yang sama.

Menanggapi rencana tersebut, Puan tidak mempermasalahkan jika Kaesang memilih Jateng V sebagai medan pertarungan politiknya. Ia menegaskan setiap partai memiliki kewenangan menentukan calon dan wilayah pencalonannya.

“Hak setiap parpol untuk mengajukan setiap nama di semua dapil,” ujar Puan seusai meninjau persiapan Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/8).

Dapil Jateng V sendiri bukan wilayah sembarangan bagi Puan. Pada Pileg 2024, ia menjadi peraih suara tertinggi di dapil tersebut dengan mengantongi 297.366 suara.

Saat itu, Jateng V memperebutkan delapan kursi DPR RI. Perolehan suara Puan bahkan menempatkannya sebagai caleg dengan suara terbanyak ketiga secara nasional, di bawah Said Abdullah dan Dedi Mulyadi.

Namun, Dedi kemudian meninggalkan kursi DPR setelah terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat dalam Pilkada 2024.

Di sisi lain, PSI memiliki alasan tersendiri jika Kaesang benar-benar diterjunkan di Jateng V. Ketua DPP PSI Bidang Politik Bestari Barus menyebut kawasan Solo dan sekitarnya sudah sangat familiar bagi putra bungsu Presiden Joko Widodo tersebut.

Kaesang diketahui lahir dan besar di Solo. Faktor kedekatan dengan wilayah tersebut dinilai bisa menjadi modal politik dalam upaya PSI merebut kursi DPR RI pada Pemilu 2029.

Meski begitu, Bestari menegaskan pencalonan Kaesang di Jateng V bukan dirancang untuk secara khusus menantang partai atau tokoh tertentu.

Ia menilai peluang Kaesang untuk mengamankan kursi DPR dari Jateng V cukup terbuka.

“Chance untuk mendapatkan kursi di wilayah Solo sekitarnya, dapil V Jawa Tengah tentu bukan hal yang mustahil,” ujarnya. (ads)