
Kanalnews.co, JAKARTA – Nada perburuan gelar Super League 2025/2026 kini berubah jadi tekanan ekstrem bagi Persib Bandung. Bukan lagi soal menjaga posisi puncak, tapi soal bertahan dari kejaran tanpa henti.
Di tengah situasi itu, Komisaris Persib Bandung Umuh Muchtar melempar target tegas yang langsung menaikkan tensi: enam kemenangan dari tujuh laga sisa adalah harga mati.
Dengan koleksi 64 poin, Persib memang masih memimpin. Namun jarak yang hanya terpaut satu angka dari Borneo FC Samarinda membuat posisi tersebut rawan digeser kapan saja. Kondisi ini memaksa Persib tak sekadar tampil konsisten, tapi nyaris tanpa cela.
Umuh menegaskan, target enam kemenangan bukan sekadar ambisi, melainkan kebutuhan mutlak jika Persib ingin menjaga jalur juara tetap terbuka.
“Dari tujuh pertandingan, minimal harus menang enam kali,” ucapnya.
Baginya, setiap laga yang tersisa bukan lagi pertandingan biasa. Semua berubah menjadi partai penentuan yang menuntut fokus total, disiplin tinggi, dan kekompakan tanpa celah.
“Semua harus kompak, jangan sampai kebobolan dan jangan ada kesalahan,” lanjutnya.
Situasi semakin rumit karena tekanan tidak hanya datang dari satu arah. Selain Borneo FC, Persija Jakarta juga ikut menjaga peluang dalam perebutan gelar, membuat persaingan semakin padat dan penuh risiko.
Dalam kondisi seperti ini, Umuh mengingatkan satu hasil buruk saja bisa berdampak besar. Untuk itu, ia meminta seluruh pemain menjaga mental dan fokus hingga garis akhir.
“Saya minta semua pemain benar-benar konsentrasi dan punya tekad kuat untuk menang di setiap pertandingan,” katanya. (ads)





































