Kanalnews.co, JAKARTA– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) mengaku tidak ada tim transisi peralihan kekuasaan dari Pemerintahan Presiden Joko Widodo ke pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming. Meski demikian, PAN tak ada masalah.

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi menyebut pertemuan sejumlah elit Gerindra dengan Menteri Keuangan, Sri Mulyani beberapa waktu lalu hanya tim internal Partai Gerindra.

“Tidak ada tim transisi karena seluruh anggota KIM kan sebagai partai pemerintah yang setiap hari juga bekerja untuk meningkatkan performa dan kinerja pemerintah. Itu mungkin hanya tim internal dari Gerindra saja,” kata Viva saat dihubungi, Minggu (2/6) kemarin.

Namun, PAN disebutnya tidak masalah dengan tim sinkronisasi yang terdiri dari internal partai Gerindra tersebut. Sebab, tujuannya untuk mempercepat proses birokrasi.

“Itu kan tim internal Gerindra, bukan atas nama KIM. Dan bagi PAN juga tidak ada masalah. Toh tujuannya tim sinkronisasi itu kan supaya untuk estafet proses birokrasi agar bisa bagus untuk ke depannya jadi tidak ada masalah,” katanya.

Prabowo-Gibran sebelumnya membentuk tim Gugus Tugas Sinkronisasi. Tim itu diketuai oleh Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco.

Ia mengungkapkan alasan tim gugus tugas hanya diisi oleh kader Gerindra, tanpa partai KIM yang terdiri dari Partai Golkar, Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN), Dasco menyebut itu keputusan sepenuhnya dari Prabowo. (ads)