Foto PSSI

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Manajer Timnas Indonesia Sumardji dipastikan bakal mendampingi Jay Idzes dkk saat menghadapi Jepang. Sanksi yang diberikan FIFA tak berlaku lantaran bandingnya diterima.

Komisi Disiplin FIFA memberikan sejumlah sanksi kepada Timnas Indonesia saat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Salah satunya yang diterima manajer Timnas Indonesia, Sumardji yang dilarang mendampingi tim sebanyak satu laga dan denda 5 ribu Franc Swiss (Rp89 juta) juta dengan vonis “perilaku buruk” sewaktu Timnas Indonesia melawan Bahrain pada 10 Oktober 2024.

Sumardji melakukan protes atas kepemimpinan wasit Ahmed Al Kaf yang dinilai kontroversi, hingga berbuntut kartu merah.

Sumardji menjelaskan dirinya telah mengajukan banding atas hukuman tersebut. Dengan menyerahkan rekaman video, Sumardji berhasil membuktikan kepada FIFA ia tidak melontarkan kata-kata hinaan kepada wasit.

“Ya awalnya saya sama dengan Kim (Jong-jin), saya kena 4 pertandingan juga, tetapi saya banding, karena ketika itu saya tidak melontarkan kata-kata yang dalam tanda kutip menyinggung perasaan atau keras, saya tidak, saya hanya bertanya, mengapa ini sudah selesai kenapa terus berlanjut,” kata Sumardji, saat latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta.

“Saya jelaskan saat saya banding dan saya lampirkan juga rekaman video dari menit 96 ke 99, saya bersyukur banding diterima, saya hanya dikasih satu kali sanksi dan saya sudah jalani saat lawan China. Jadi saya bisa dampingi saat Indonesia lawan Jepang dan Arab Saudi,” katanya.

Alhasil, Ketua BTN itu kini bisa bernapas lega. Ia bisa mendampingi Skuat Garuda saat menghadapi Jepang di SUGBK, Jakarta, Selasa (15/11) malam WIB dan Arab Saudi empat hari berselang. (ads)